'FIFA dan PSSI yang Resmi, Tidak Perlu Dengarkan yang Lain'

'FIFA dan PSSI yang Resmi, Tidak Perlu Dengarkan yang Lain'

- Sepakbola
Sabtu, 21 Feb 2015 01:15 WIB
Bandung - Sekretaris Umum Persipura Jayapura Rocky Bebena menegaskan semua peserta Indonesia Super League 2015 cuma akan mendengarkan suara FIFA dan PSSI selaku otoritas resmi. Dia khawatir Indonesia disanksi.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, 18 klub peserta ISL melakukan deklarasi menolak keputusan BOPI yang telah menunda kick-off kompetisi. Mereka menuntut PT Liga Indonesia tetap menggelar liga dengan jadwal baru.

Dalam deklarasi tersebut, klub-klub mencantumkan surat dari FIFA yang mengingatkan agar tak ada pihak ketiga yang ikut campur di kompetisi. Surat inilah yang jadi dasar pembelotan klub-klub dari keputusan BOPI dan Menpora.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya pikir FIFA 'kan federasi resmi yang di bawahnya berdiri PSSI, tidak mungkin 'lah kita dengarkan yang lain. Kalau kita dengarkan yang lain, surat FIFA itu sudah jelas," kata Rocky usai deklarasi.

"Justru kita akan disanksi, sekarang masyarakat pilih mana. Kita disanksi federasinya oleh FIFA, atau kita menjalankan apa yang ada di aturan. BOPI punya niat yang baik, tapi tidak dalam posisi mencari solusi," tambahnya.

Rocky juga mengungkapkan besar peluang tim-tim peserta untuk melakukan gugatan hukum kepada BOPI.

"Saya pikir, saat ini sedang ditelaah oleh tim pengacara kami dan waktu dekat mungkin akan dilakukan itu semua. Semua, 18 klub," demikian dia.

(avi/raw)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads