Sebanyak 16 tim bakal beradu kepiawaian pada Sabtu-Minggu, 28 Februari dan 1 Maret, di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh yang mana pertandingan dimulai pukul 07.30 WIB. Istimewanya para pemain muda itu bakal dipantau langsung oleh mantan pemain nasional Kurniawan Dwi Yulianto dan eks pelatih Persela Lamongan, Zainal Abidin.
Ke-16 tim yang diisi pemain berkisar 16-17 tahun itu bakal dibagi dalam dua sesi, pagi dan sore. Delapan tim bertanding di pagi hari dan sisanya di sore hari
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan saya dari provinsi paling ujung Indonesia ini muncul pemain-pemain yang punya potensi," ujar Zainal.
"Belakangan ini, Aceh mempunyai tim bagus yang bermain di Divisi Utama, seperti Persiraja Banda Aceh, PSSB Bireun, PSAP Sigli. Itu cukup menjadi daya tarik para pemain muda ini. Dengan usia 16-17 tahun, lima tahun lagi merekalah yang mengisi kebutuhan tim-tim daerah mereka ini," sambung Zainal.
"Tentu saja, potensi yang ada itu harus dipelihara. Mereka harus bisa mengasah. Besok kami lihat seperti apa potensi mereka itu," timpal Kurniawan
Setelah Aceh, pemantauan oleh duo pemandu bakat itu berlanjut ke Jakarta, Bandung, Semarang, Malang, dan berakhir di Papua. Sebelas pemain terbaik yang terpilih bakal diumumkan April, untuk selanjutnya diterbangkan ke Manchester untuk training camp di Manchester United Soccer School pada Mei mendatang.
(fem/mrp)











































