Sebut Pakai Grass Cover Standar Internasional, Pengelola Optimistis GBK Bisa Dipakai PSSI

Sebut Pakai Grass Cover Standar Internasional, Pengelola Optimistis GBK Bisa Dipakai PSSI

- Sepakbola
Rabu, 18 Mar 2015 17:10 WIB
Sebut Pakai Grass Cover Standar Internasional, Pengelola Optimistis GBK Bisa Dipakai PSSI
detiksport/rengga
Jakarta -

Pengelola kompleks Gelora Bung Karno optimistis bahwa stadion utama bisa digunakan pada 26 Maret malam. Dengan begitu sesi ujicoba lapangan kualifikasi Piala Asia U-23 2016 bisa dilakukan.

"Perebutan" GBK mulai marak sejak dua hari lalu. PSSI menghajat pertandingan sepakbola, mengakomodasi Grup H yang terdiri dari Korea Selatan, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Enam pertandingan internasional itu diagendakan 27-31 Maret. Nah, adapun konser One Direction dihelat dua hari sebelumnya (25 Maret).

Merasa khawatir, PSSI sampai membuat langkah antisipasi dengan menyiapkan venue lain untuk menggelar kualifikasi Piala Asia. Solo, Palembang, dan Bali, menjadi nominasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kekhawatiran itu dikarenakan rumput stadion akan ditutup untuk waktu yang lama, sekitar satu minggu. Grass cover tersebut memang sudah dipasang sejak kemarin, dengan alasan supaya permukaan lapangan tidak rusak saat bongkar muat barang untuk keperluan konser.



Mengenai grass cover itu, direktur Pengembangan Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPPK GBK), Raja Parlindungan Pane, memberikan penjelasan.

"Grass cover itu untuk melindungi rumput. Yang kami pakai itu sudah memenuhi strandar internasional, karena itu juga direkomendasikan IOC," kata Raja kepada pewarta.

"Dipakai di mana-mana kok. Misalnya di Wembley atau digunakan di Rio de Jainero. Sebelum dipakai pertandingan, lapangan dipakai untuk kegiatan lain. Makanya dipasang grass cover. Yang dipakai di sini kualitasnya sama (dengan yang di luar negeri).

"Dulu pernah ada sebuah stasiun televisi memakai grass cover juga selama 10 hari, masih normal-normal saja rumputnya," tambahnya.

Soal jeda untuk membongkar panggung dengan waktu yang mepet, Raja memberikan jaminan bahwa lapangan sudah bisa siap tepat waktu.

"Kami kemarin sudah memanggil panitianya, menjelaskan situasinya. Jadi, tanggal 25 Maret malam selesai konser langsung dibuka. Pagi clean, siang dibersihkan semua, termasuk menyiram rumputnya, sehingga malam hari saat lampu dihidupkan sudah bisa dipakai," ujar Raja.

"Kalau menurut kami, memasangnya saja yang lama. Menurut promotor bisa (dibongkar dengan waktu yang lebih cepat)," tambahnya.



(cas/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads