Periksa Kuku Dulu Sebelum Bertanding

CLEAR Ayo! Indonesia Bisa Academy 2015

Periksa Kuku Dulu Sebelum Bertanding

- Sepakbola
Sabtu, 21 Mar 2015 18:08 WIB
Periksa Kuku Dulu Sebelum Bertanding
detikSport/Rossi
Jakarta - Layaknya pertandingan level senior, setiap pemain dari tim-tim yang berlaga di ajang "Clear Ayo Indonesia Bisa! 2015" wajib diperiksa atributnya sebelum masuk lapangan. Tidak hanya itu, kuku mereka pun ikut diperiksa. Jika ketahuan kukunya panjang, jangan harap diperbolehkan masuk lapangan.

Pemeriksaan atribut semacam itu memang lazim dilakukan. Pada intinya, setiap pesepakbola yang bermain di lapangan tidak boleh menggunakan aksesoris-akesoris tertentu yang bisa membahayakan lawan atau diri sendiri manakala kontak fisik terjadi.

Hal yang sama juga diberlakukan oleh panitia pelaksana "Clear Ayo Indonesia Bisa! 2015". Mulai dari sepatu hingga aksesoris, semuanya diperiksa. Setelahnya, satu per satu pemain yang usianya masih belia itu diminta menujukkan tangan masing-masing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para pemain yang sudah berjejer di lorong masuk stadion itu diminta memperlihatkan kuku tangannya kepada wasit dan asisten-asistennya. Jika ketahuan panjang, si pemain akan langsung diminta menggunting kukunya. Pihak panpel sendiri sudah menyediakan gunting kuku di meja ofisial.



"Yang kukunya panjang silakan ke meja depan dulu. Gunting dulu, ada dua (gunting kuku) di sana," ujar salah seorang asisten wasit.

Beberapa pemain kedapatan memiliki kuku panjang. Alhasil, mereka pun menuruti perintah dari panitia pelaksana dengan menggunting kuku tersebut sampai pendek.

Setelahnya, barulah mereka diperbolehkan kembali ke dalam barisan dan bersama-sama masuk ke dalam lapangan dengan anggota tim lainnya.



"Kuku panjang itu bahaya, mas. Bahaya buat lawan dan bahaya buat diri sendiri juga," ujar salah seorang panpel pertandingan kepada detikSport.

"Kalau kuku panjang bahaya kalau sampai terjatuh dan mengelupas. Itu bahaya buat diri sendiri namanya," lanjut dia.

Ajang "Clear Ayo Indonesia Bisa! 2015", yang merupakan ajang pencarian bakat terhadap anak-anak usia 16-17 tahun, kini tengah menjalani province round seri Semarang, yang berlangsung dari tanggal 21-22 Maret 2015 di Stadion Citarum.

Ada 16 tim yang bertanding di province round ini. Selama dua hari, tim-tim tersebut akan bertanding 2x30 menit dalam format knock-out. Jika skor imbang dalam waktu 2x30 menit, laga akan langsung dilanjutkan ke adu penalti.

Sama seperti province round di kota-kota sebelumnya, tim-tim akan dipantau oleh dua scout, yakni Kurniawan Dwi Yulianto dan coach Zaenal Abidin.

Nantinya, dari seleksi dan turnamen selama dua hari ini, akan dipilih pemain yang dinilai paling potensial. Mereka akan diadu dari province round lainnya --Aceh, Jakarta, Bandung, Malang, dan Papua. Nantinya akan dipilih 11 pemain terbaik dari tiap posisi untuk ikut training camp Manchester United Soccer School di Old Trafford.

(roz/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads