"Diizinkan atau tidak, saya tetap menjaga, karena itu adalah salah satu potensi kalau nanti ada apa-apa," ujar Anas yusuf kepada wartawan usai acara serah terima jabatan beberapa jajaran kapolres di Gedung Mahameru, Kompleks Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Rabu (15/4/2015).
Ia menerangkan, kisruh yang terjadi di sepakbola Indonesia adalah bukan urusannya. Namun adalah tanggung jawan kepolisian untuk menjaga keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak ada rekomendasi, tidak ada izin, saya tetap amankan," ujarnya.
Terkait KLB nanti, Polda Jatim akan berkoordinasi dengan Mabes Polri. Karena Kongres PSSI merupakan kegiatan nasionak, yang berhak memberikan rekomendasi izin adalah dari Mabes Polri.
"Bukan Polda Jatim yang memberikan rekomendasi, tapi Mabes Polri. Turun atau tidak turun (izinnya) ya tetap diamankan," terangnya.
Mantan Wakabareskrim ini masih belum bisa membeberkan kesiapan personel pengamanan tertutup maupun pengamanan terbuka yang menjaga kongres.
"Kita lihat nanti. Yang jelas kita siapkan antisipasi semaksimal mungkin," katanya.
Anas berharap, pada saat kongres PSSI nanti di Surabaya, tidak terjadi gesekan atau bentrokan yang bisa meresahkan dan mengganggu masyarakat.
"Setiap tindakan yang melanggar hukum saya akan tindak tegas," tandasnya.
(roi/din)











































