FIFA mengirimkan surat balasan pada Jumat (22/5) kemarin, yang ditandatangani oleh Jerome Valcke. Dalam surat tersebut menjelaskan beberapa hal. Salah satunya, FIFA menyebut tidak bisa menemui delegasi Kemenpora karena bersamaan dengan kongres.
"Tidak mungkin bertemu delegasimu sesuai dengan pemberitahuan tanggal yang diminta karena bersamaan dengan pekan kongres FIFA ke-65," demikian isi bunyi surat tersebut.
FIFA juga membahas soal adanya pelanggaran statuta terkait intervensi dan ancaman sanksi pada 29 Mei mendatang. Akan tetapi pada paragraf terakhir FIFA berjanji akan menganalisa laporan yang telah diajukan pemerintah Indonesia.
"Korespondensi anda akan langsung dianalisis. Dan dilimpahkan ke badan FIFA yang tepat untuk kemudian dipertimbangkan (hasilnya) sesuai dengan deadline yang sama (29 Mei)."
(Amalia Dwi Septi/Femidiah)











































