Aji Tetap Optimistis untuk SEA Games, walau Situasi Sepakbola Sedang Tidak Kondusif

Aji Tetap Optimistis untuk SEA Games, walau Situasi Sepakbola Sedang Tidak Kondusif

Mercy Raya - Sepakbola
Minggu, 24 Mei 2015 19:13 WIB
Aji Tetap Optimistis untuk SEA Games, walau Situasi Sepakbola Sedang Tidak Kondusif
Jakarta - Persoalan sepakbola Indonesia sedikit banyak cukup berdampak pada kesiapan tim nasional U-23 yang akan berlaga di SEA Games ke-28 di Singapura, khususnya untuk para pemain.

Namun begitu, pelatih Aji Santoso terus memberi pemahaman bagi para pemainnya agar persoalan di luar teknis permainan sepakbola jangan sampai mengganggu mental mereka.

"Saya sampaikan dalam setiap latihan dan memberikan informasi agar mental mereka tidak down. Sebab kalau pemain mentalnya sudah down, tidak gairah dalam latihan, lalu tiba-tiba berangkat, 'kan susah," ujar Aji di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Minggu (24/5).

"Jadi saya tekankan kepada seluruh pemain tetap menjalankan program yang diberikan pelatih 100 persen. Dan alhamdulillah, semua pemain menjalankan program pelatih dan materi-materi latihan dengan cukup baik," katanya.

Tak hanya itu, Aji juga tetap optimistis dapat memenuhi target yang dicanangkan yakni medali emas pada SEA Games yang akan bergulir kurang dari dua pekan lagi.

"Target tetap tidak akan kami turunkan. Tapi yang pertama masuk semifinal dulu, lalu ke target yang lebih tinggi. Kalau memang kami diizinkan jadi yang terbaik, kenapa tidak. Intinya saya, tim pelatih, bersama ofisial tak akan terjebak dengan situasi yang ada," tegasnya.

"β€ŽSaya optimistis karena persiapan kami cukup bagus. Kekompakan, dan fighting anak-anak juga cukup bagus, baik di dalam dan luar."

Hanya saja Aji tetap berharap agar jadwal keberangkatan timnas U-23 jangan sampai diundur terlalu lama. Sebab ini berkaitan dengan adaptasi pemain dengan kondisi di Singapura.

"β€ŽSaya sendiri belum tahu pasti kapan berangkatnya. Saya mendengar katanya tanggal 29 Mei karena menunggu keputusan dari FIFA. Ya mudah-mudahan jangan sampai kita di-suspend, anak-anak bisa tenang, persepakbolaan Indonesia juga bisa berjalan dengan normal," ungkapnya.

Timnas U-23 direncanakan berangkat antara tanggal 27 atau 28 Mei. Tapi dengan ada permasalahan sepakbola yang terjadi, keberangkatan timnas kemungkinan diundur antara 29 atau 30 Mei.

"Idealnya kita berangkat itu antara 28 atau 29 Mei karena kita main tanggal 2 Juni. Kalau berangkat 30-31 Mei ya mepet. Artinya anak-anak 'kan perlu adaptasi dengan situasi dan lapangan di sana."

(Mercy Raya/Andi Abdullah Sururi)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads