βSeharusnya Pahang Sabtu malam berangkat menuju Jayapura. Tapi karena 4 pemain asingnya tidak berikan visa oleh imigrasi bandara, mereka memilih kembali ke Malaysia,β ujar Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, saat jumpa pers di Stadion Mandala, Jayapura, Minggu (24/5/2015) sore.
Tomi Mano menyebut pemerintah sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini, yang membuat pertandingan babak 16 besar Piala AFC, hampir dipastikan batal terlaksana.
"Persipura di Piala AFC ini bukan mewakili Papua tetapi Indonesia. Tetapi kenapa pemerintah menghalang-halangi. Ada diskriminasi kepada orang Papua di negara ini,β katanya sambil meneteskan air mata.
Jika pemerintah yang dimaksud Tomi Mano adalah Kementerian Pemuda dan Olahraga, Menpora Imam Nahrawi telah membantah keras dugaan pihaknya menghambat Persipura. Melalui BOPI telah dinyatakan bahwa surat rekomendasi pertandingan untuk Persipura maupun Persib Bandung sudah dikeluarkan sejak hari Jumat. [Baca selengkapnya di sini]
"Ini menjadi pertanyaan bagi kami dan apabila AFC menjatuhkan sanksi kepada Tim Persipura, saya akan memboyong Persipura mania ke Istana Negara untuk bertemu presiden dan menyampaikan masalah ini," lanjut Tomi Mano.
(Lucas Aditya/Andi Abdullah Sururi)











































