Robinson tidak lama melatih tim CLEAR Ayo! Indonesia Bisa, hanya kurang dari satu pekan. Dalam beberapa hari dia mengajarkan banyak hal terhadap ke-11 anak yang tergabung di dalam tim tersebut.
Ketika akhirnya anak-anak tersebut akhirnya kalah 1-5 dari tim Manchester United U-17 pada laga yang dihelat di Old Trafford, Senin (25/5), Robinson tetap bangga. Dia menilai, para pemainnya mampu mengaplikasikan apa yang dia ajarkan di sesi latihan. Padahal sesi latihan mereka tidak berlangsung lama.
"Kalian cukup bagus. Mendominasi permainan, berani berduel satu lawan satu, dan bisa melakukan pergerakan serta operan satu-dua. Tapi, mereka bertahan dengan baik dan itulah yang membedakan," ujar Robinson di ruang ganti Old Trafford setelah laga.
Selama kurang dari sepekan, Robinson menilai bahwa seluruh anggota tim punya kemauan untuk belajar. Namun, bukan berarti tidak ada ruang untuk perbaikan.
"Tidak ada masalah. Sikap yang mereka tunjukkan dan teknik mereka bagus. Hal-hal yang seperti itulah yang dibutuhkan oleh seorang pelatih; pemain-pemain yang ingin belajar dan kemauan untuk bermain," kata pria Inggris ini.
"Sekarang tinggal latihan terus dan bekerja keras. Kalau Anda pernah mendengar Sir Alex (Ferguson) berkata, dia bilang, latihan, latihan, dan latihan terus. Hanya itu cara untuk berkembang."

Pengalaman berlatih di akademi Manchester United, dan memainkan satu laga di Old Trafford, meninggalkan impresi tersendiri bagi para pemain. Zulhelmi, anggota tim yang berasal dari Bireun, Aceh, mengaku matanya terbuka setelah berlatih bersama Robinson di MUSS.
"Sekarang saya tahu, sebelum mengoper saya harus berpikir cepat, dan harus bisa baca situasi lebih dulu," ucapnya.
Antusiasme anak-anak muda yang berusia 16-18 tahun tersebut juga diakui oleh Senior Brand Manager CLEAR, Johan Lie. Pihaknya mengaku puas bisa memberikan kesempatan tersebut kepada mereka.
"Kami senang bisa mewujudkan mimpi mereka dengan membawa mereka berlatih bersama Manchester United Soccer Schools. Selama di sini, mereka mendapatkan pelatihan mengenai taktik, teknik, seperti mendominasi ketika berhadapan satu lawan satu, oleh pelatih Andy Robinson," ujarnya.
"Mereka cukup antusias dan bersemangat, meski cuaca di sini cukup dingin."
(Rossi Finza Noor/Andi Abdullah Sururi)











































