Demi Masa Depan Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik

Kejurnas PPLP 2015

Demi Masa Depan Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 27 Mei 2015 15:48 WIB
Demi Masa Depan Sepakbola Indonesia yang Lebih Baik
istimewa
Pangkal Pinang - Pembinaan usia muda kerap jadi masalah klasik di dunia olahraga nasional terutama sepakbola. Maka dari itu turnamen-turnamen usia muda saat ini lebih digalakkan lagi demi mencari bibit baru pemain timnas Indonesia.

Setiap tahunnya banyak turnamen usia yang muda digelar, sebut saja Danone Nations Cup, Piala Suratin, atau lainnya yang tak lain digelar demi menggalakkan pembinaan sepakbola di usia muda, yang kerap terabaikan sebelumnya.

Saat ini di Bangka-Belitung, sedang digelar saat ini adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sepakbola Antar Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP)/Pusat Pengembangan Latihan Pelajar Daerah (PPLD), yang dimulai Selasa (26/5) hingga Minggu (31/5) besok, di tiga stadion yakni Stadion Depati Amir, Stadion Utama Koba dan Stadium Orom.

Yang ikut dalam turnamen tersebut adalah 16 sekolah PPLP dan sekolah khusus olahraga (SKO) di antaranya PLPD Kabupaten Bogor, PPLP Jawa Tengah, PPLP Sumatera Barat, PPL Sumatera Utara, Pertamina Soccer School, PLPD Bangka Belitung, dan PPLP Maluku Utara.

Ajang rutin tahunan binaan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ini diharapkan tentunya bakal jadi ajang untuk menemukan lagi bakat-bakat baru pesepakbola muda, yang nantinya bakal membela tim nasional Indonesia dan tentunya dapat memberikan prestasi.

"Masa depan sepak bola nasional berada di tangan adik-adik semua. Jika mau berlatih keras, masa depan Timnas Sepakbola kita akan cerah," ujar Staf Khusus Bidang Olahraga Kemenpora, M. Khusen Yusuf, saat Mewakili Menpora Imam Nahrawi membuka Kejurnas Sepakbola Antar PPLP/PPLD 2015 di Stadion Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

"Saat ini sedang terjadi dinamika dalam persepakbolaan nasional. Pemerintah melalui Menpora Imam Nahrawi memiliki komitmen untuk kuat untuk memperbaiki prestasi sepakbola nasional yang saat ini terpuruk," tambah Khusen dalam rilis yang didapat detikSport.

Hadir pada pembukaan Kejurnas ini diantaranya Asisten Deputi Sentra Keolahragaan Raden Isnanta, sejumlah anggota Tim Transisi Sepakbola seperti Tommy Kurniawan, Zuhairi Misrawi, Ricky Yakobi dan Cepi Wartono, dan sejumlah pejabat pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

"Mereka dibina untuk menjadi olahragawan, sekaligus difasilitasi pendidikannya. Dulu ada sekitar 10 atau 11 PPLP yang memiliki tim sepak bola, sekarang jumlahnya sudah ada 17 di seluruh wilayah Indonesia, jadi ini perkembangan yang baik," kata Ricky.

"Kualitas pemain muda dari PPLP ini tidak kalah, ada yang memiliki bakat menonjol. Bahkan sejauh ini, PPLP juga sudah memberikan kontribusi karena ada sejumlah pemain yang masuk Timnas U-19 lalu, seperti Ilham Udin dan beberapa pemain lain hasil binaan sekolah sepakbola."

Namun, Ricky juga melihat kompetisi bagi pesepakbola pelajar ini harus terus ditingkatkan. Juga ada event pendukung di bawahnya serta dilanjutkan dengan even jenjang berikutnya yakni PPLM (Mahasiswa).

"Untuk memperkuat pembinaan di PPLP, perangkat kepelatihan di berbagai PPLP juga perlu ditingkatkan, seperti peningkatan kualitas pelatih agar dasar-dasar pesepakbola muda kita lebih kuat," tutup Ricky.

(Mohammad Resha Pratama/Meylan Fredy Ismawan)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads