Dipimpin oleh Sepp Blatter yang baru saja kembali terpilih sebagai presiden FIFA, hari ini Komite Eksekutif (Exco) FIFA melakukan pertemuan pertamanya dalam komposisi baru. Dalam pertemuan itu Blatter memberikan sambutannya kepada para anggota baru dari Exco FIFA.
Ia kemudian menegaskan capaian penting yang lahir di Kongres FIFA, Jumat (29/5) kemarin, sehubungan situasi antara Palestina dan Israel, dan secara khusus jabat tangan di antara kedua presiden asosiasi sepakbola kedua negara, Jibril Rajoub dan Ofer Eini. Blatter menyebutnya "bersejarah". Ia juga menegaskan bahwa departemen sepakbola profesional akan dibuat di FIFA.
Agenda utama dari pertemuan pada hari ini sendiri adalah mengenai slot alokasi per konfederasi untuk Piala Dunia 2018 di Rusia dan Piala Dunia 2022 di Qatar. Exco memutuskan untuk mempertahankan alokasi yang ada, yakni:
- Afrika: 5
- Asia: 4.5
- Eropa: 13
- Amerika Utara, Tengah, dan Karibia: 3.5
- Oseania: 0.5
- Amerika Selatan: 4.5
- Tuan rumah: 1
Sehubungan dengan proses bidding untuk Piala Dunia 2026, Exco mengonfirmasi bahwa, sehubungan dengan statuta FIFA--pasal 80 paragraf 4 menyatakan bahwa "hak penyelenggaraan tidak akan diberikan kepada anggota dari Konfederasi yang sama untuk dua edisi beruntun Piala Dunia--maka anggota dari asosiasi Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) tidak akan bisa ikut serta dalam bidding.
Dengan komposisi barunya, Exco FIFA memutuskan tentang komposisi baru Komite Darurat dan Finansial (Emergency and Finance Committees), selain juga wakil dari anggota Exco FIFA dalam sejumlah standing committee FIFA.
Exco juga memutuskan untuk menskors Asosiasi Sepakbola Indonesia (PSSI) yang berlaku secepatnya dan sampai PSSI mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan pasal 13 dan 17 dari statuta FIFA. Keputusan ini dihasilkan atas "pengambilalihan" aktivitas PSSI oleh otoritas pemerintah Indonesia. Akan tetapi, sebagai pengecualian, tim nasional masih tetap bisa melanjutkan partisipasi mereka saat ini di SEA Games 2015.
Pertemuan ini sendiri tidak dihadiri oleh Alfredo Hawit Banegas (Honduras), David Gill (Inggris), dan Marco Polo Del Nero (Brasil). Pertemuan berikutnya dari Exco FIFA akan berlangsung pada 24-25 September 2015 di markas FIFA di Zurich.
Demikian seperti dikutip dari FIFA.com (link: pertemuan Exco FIFA).
(Kris Fathoni W/Rifqi Ardita Widianto)











































