Tim CLEAR Ayo! Indonesia Bisa berlatih di Partington, sebuah kawasan sedikit di luar kota Manchester --namun masih termasuk dalam kawasan Greater Manchester. Jarak tempat latihan tersebut dengan pusat latihan Manchester United, AON Training Complex yang terletak di Carrington, hanya sekitar 3 kilometer.
Daerah tempat mereka berlatih di Partington tersebut betul-betul asri lantaran terletak di daerah pemukiman yang dikeliling oleh banyak perkebunan. Suhu yang ketika itu mencapai 12-14 derajat celcius membuat latihan dilangsungkan dalam cuaca dingin --dan cukup dingin untuk tim CLEAR Ayo! Indonesia Bisa--, namun justru membuat sesi latihan berjalan dalam suasana yang relatif nyaman.
"Kalau kalian lihat, di sana ada ruang ganti. Bisa dipakai untuk siap-siap dan pakai sepatu di sana," ujar Cahyadi, perwakilan dari Mahaka yang menjadi kepala rombongan dan bertindak sebagai penerjemah pada sesi latihan di Partington.
Tim CLEAR Ayo! Indonesia Bisa pun langsung menuju ruang ganti. Tidak begitu besar memang ruang ganti tersebut, namun cukup rapi dan nyaman. Di bagian depan ruang ganti tersebut terdapat kamar mandi, sementara di bagian belakangnya terdapat shower untuk mandi.
Di sekeliling ruang ganti itu, terdapat bangku kayu yang memanjang. Di sinilah tempat para penggawa tim CLEAR Ayo! Indonesia Bisa bersenda gurau sebelum menjalani sesi latihan dengan serius.
Menurut informasi yang didapat detikSport dari pengurus Partington Sports Village, nama tempat pusat latihan tersebut, lapangan yang dijadikan tempat berlatih mereka pernah digunakan oleh tim nasional Brasil ketika mengikuti Olimpiade 2012.
"Neymar dan Hulk pernah berlatih di sini," klaim salah seorang pengurus.
Lapangan di Partington Sports Village terbuat dari rumput sintetis dan mengikuti standar Olimpiade. Selain punya satu lapangan sintetis, mereka juga masih punya lima lapangan besar lainnya. Selain menyediakan lapangan sepakbola, pusat latihan tersebut juga memiliki kolam renang dan lapangan bulutangkis.
Selain itu, mereka juga punya beberapa ruang kelas yang bisa digunakan penduduk dan sekolah sekitar untuk mengadakan kelas --seperti kelas tari dan drama yang diperuntukkan untuk anak-anak.
Pusat latihan itu sendiri didirikan berkat kerjasama Manchester United Foundation dan Premier League. Tidak jarang pula pusat latihan yang diresmikan oleh Sir Alex Ferguson pada 2008 itu menyajikan acara untuk komunitas sekitar, seperti misalnya pelajaran bahasa Spanyol yang dihadiri oleh kiper United, David de Gea, dan beberapa pemain lainnya.
(roz/a2s)











































