Jumpa Jakmania, Wagub Djarot Bicara soal Pembinaan dan Wacana Beli Saham Persija

Jumpa Jakmania, Wagub Djarot Bicara soal Pembinaan dan Wacana Beli Saham Persija

Ayunda W Savitri - Sepakbola
Senin, 08 Jun 2015 16:13 WIB
Jakarta - Wagub DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menerima kelompok suporter klub sepakbola Persija, The Jakmania, Senin (8/6/2015) siang ini. Wagub bersilaturahmi dengan susunan kepengurusan baru Jakmania periode 2015-2018 dan kemudian bicara mengenai beberapa hal.

"Ini kesempatan kita ambil blessing in disguise sama teman-teman Jakmania dengan kondisi PSSI yang seperti sekarang kita ambil hikmah. Kita akan melakukan pembinaan dan penyempurnaan internal dengan menyiapkan kompetisi di tingkat lokal," ujar Djarot usai pertemuan di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (8/6/2015).

Menurut mantan Wali Kota Blitar ini perlu dilakukan pembenahan secara menyeluruh tidak hanya di klub asal Macan Kemayoran, tetapi juga secara nasional. Sehingga bisa memperkuat tim nasional (timnas) ke depannya dalam berbagai pertandingan sepakbola.

"Pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sepak bola kita secara nasional maupun yang ada di DKI. Kita ingin bentuk bukan hanya Persija yang kuat tapi juga yang menjadi penopang kesebelasan nasional, sehingga bisa berlaga lebih hebat bukan hanya di tingkat SEA Games, tapi juga Asian Games bahkan piala dunia," harapnya.

Djarot menyambut baik pembinaan yang diberikan kepada anak-anak sejak usia dini dan berharap mereka kelak bisa menjadi aset bangsa dan tidak pudar begitu saja ketika masuk ke tingkat yang lebih tinggi.

"Kemarin saya sama Jakmania melihat kompetisi itu anak-anak kita cukup bagus. Kita punya bibit-bibit pemain bola yang bagus. Hanya pertanyaan kita selama ini kenapa ketika pembinaan di tingkat junior bagus, di tingkat klub bagus, di tingkat Persija juga bagus, tapi ketika masuk dalam tingkat yang lebih tinggi itu kok prestasinya melorot jauh," kata Djarot heran.

"Di kelompok U–18 dan U-19 hebat masuk senior langsung jeblok loh. Banyak yang seperti itu berarti ada pembinaan yang salah," sambungnya.

Djarot berharap ke depannya persepakbolaan dalam negeri bisa kembali bangkit dari 'mati surinya'. Dengan catatan, pembinaan yang diberikan berlangsung konsisten. "Kalau kita konsisten sejak dini betul kita ikuti dan bina betul saya yakin Indonesia ini bisa kembali (berjaya) lah. Kalau untuk ukuran Asia Tenggara ini boleh lah," harap dia.

Ia kemudian juga membahas soal wacana membeli saham Persija yang belakangan muncul. "Nanti kita hitung betul, kita beli. Tapi ya jangan sama hutangnya kan hutangnya banyak betul. Kalau pak gubernur jadinya kalo bisa sehat ya kita ambil (sahamnya)."

Sementara menjawab pertanyaan seputar pembangunan stadion, ia menjawab, "Lah ya itu mandek orang masih ada masalah. Makanya yang ada dipake dulu. Itu yang GOR Sumantri juga bisa dipakai."



(aws/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads