Piala Proklamasi pada awalnya direncanakan dihelat pada 3 Agustus lalu. Namun, kedua tim menyatakan belum siap karena waktu persiapannya mepet. PSSI pun akhirnya memundurkan jadwal menjadi 22 Agustus.
Tapi, setelah dimundurkan, Piala Proklamasi tetap tak memungkinkan untuk digelar. Ada masalah perizinan dan belum ada kepastian soal stasiun televisi yang bakal menyiarkan laga tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
"Prinsipnya Mabes Polri melakukan kajian terlebih dahulu. Tapi, ini kan soal waktu yang mepet, apalagi Persib dan Arema juga harus melakoni turnamen Piala Presiden. Sehingga opsi terbaik dibatalkan," tambah Azwan.
"Sementara itu, TV minta kick-off malam, sedangkan hasil konsultasi panpel dengan kepolisian, kalau pun diberi izin, hanya untuk main sore. TV partner tidak punya slot di sore hari. Jadi, atas dua fakta kendala tersebut, laga tersebut batal," kata Azwan.
(ads/mfi)











































