Bali United harus menunda ambisi mereka untuk lolos lebih cepat dari Grup C Piala Presiden. Pada pertandingan kedua mereka di grup tersebut, Bali United mendapatkan perlawanan ketat dari Mitra Kukar. Kedua tim pun bermain imbang 2-2
Bali United bisa mendapatkan tiket lolos ke perempatfinal, andai meraih poin penuh melawan Mitra Kukar. Dengan tambahan poin penuh itu, Bali United bakal meraih poin 6 dan tidak bisa dikejar oleh ketiga tim lainnya.
Namun, tidak demikian ceritanya. Dengan tambahan satu poin dari laga melawan Mitra Kukar, Bali United masih tetap memimpin klasemen. Tim besutan Indra Sjafri itu mengoleksi nilai 4, diikuti oleh Mitra Kukar (2), Persita (2), dan Persija (1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pertengahan babak pertama, Bali United sempat mengancam gawang Mitra Kukar lewat serangan yang dibangun oleh Bayu Gatra. Namun, mereka gagal memaksimalkannya.
Beberapa peluang kemudian dibuat oleh Sultan Samma dan Bayu, tetapi Bali United kembali gagal memaksimalkannya. Skor 0-0 pun bertahan sampai babak pertama selesai.
Di babak kedua, tepatnya pada menit ke-55, Bali United unggul 1-0 lewat tendangan bebas yang dieksekusi oleh Fadil Sausu. Namun, Mitra Kukar bisa menyamakan kedudukan lewat tendangan penalti Zulkifli Syukur di menit ke-74, menyusul pelanggaran yang dilakukan terhadap Airlangga Sucipto.
Skor kemudian berubah lagi ketika Bayu Gatra berlari cepat, melakukan tusukan dari sisi kiri pertahanan Mitra Kukar, dan menceploskan bola. Skor berubah menjadi 2-1 pada menit ke-77.
Tetapi, keunggulan Bali United hanya berumur dua menit. Pada menit ke-79, Mitra Kukar menyamakan kedudukan menjadi 2-2 lewat sundulan Airlangga Sucipto dari dalam kotak penalti. Gol tersebut membuat Airlangga tersungkur lantaran bertabrakan dengan kiper Bali United, Ngurah Komang.
Skor 2-2 bertahan sampai peluit panjang dibunyikan. Selanjutnya, Bali United akan menghadapi Persita di laga terakhir Grup C. Sementara Mitra Kukar akan berhadapan dengan Persija.
(roz/din)










































