Indonesia menelan empat kekalahan sebelum akhirnya menang pada laga terakhir babak grup fase kedua. Bertemu Norwegia, tim besutan Gim-gim Sofyan itu menang lewat adu penalti.
Dengan hasil tersebut, Indonesia pun dipastikan gagal melaju ke putaran perebutan piala Homeless World Cup. Indonesia akan melaju ke "Amsterdam Cup" yang akan diikuti oleh 8 tim yang menempati posisi 5-6 di klasemen akhir fase kedua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Homeless World Cup merupakan turnamen bagi mereka yang termarjinalkan. Pada setiap penyelenggaraannya, Homeless World Cup berusaha menawarkan semangat agar peserta yang mengikuti turnamen tersebut mengalami perubahan sekembalinya ke negara masing-masing.
Rokim, misalnya. Anggota tim Indonesia berambut 'mohawk' tersebut selalu tampil energik dalam setiap pertandingan. Rokim, yang merupakan ODHA (hidup dengan HIV-AIDS), berharap bisa menunjukkan bahwa dengan mengikuti Homeless World Cup, dia bisa bertarung melewati rintangan apa pun.
"Saya orang dengan HIV-AIDS dan saya bangga bisa nyanyi lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri di tanah yang dibangun oleh darah dan keringat nenek moyang kami, Amsterdam," ujar Rokim.
(roz/krs)











































