Demikian dikatakan Coach Indra terkait tugas barunya itu. Mantan pelatih timnas U-19 itu ditunjuk Danone AQUA untuk mendampingi SSB Banteng Muda, Malang, untuk mengikuti kompetisi internasional di level U-12 itu, yang tahun ini akan digelar di Marrakech, Maroko, pada 25 Oktober mendatang.
Indra, yang saat ini melatih Bali United FC, akan memulai tugasnya itu dengan memimpin training camp timnya di kawasan Agrowisata, Batu, Kabupaten Malang, pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku tak punya visi khusus dalam melakoni tugasnya ini. Ia hanya ingin anak-anak di level junior ini punya semangat dan motivasi yang tepat di usianya, karena di level mereka ukurannya bukanlah soal menang-kalah apalagi mencapai target-target tertentu.
"Anak-anak itu tak perlu pelatihan yang bagaimana-bagaimana. Motivasi saya adalah bagaimana cara untuk menyemangai mereka. Mereka hanya perlu figur untuk menyemangati," tutur pelatih asal Sumatera Barat itu.
"Dan, jangan berpikir juga mau jadi juara dunia, ditekan-tekan karena membawa nama negara. Jangan. Nanti mereka pikir sepakbola itu soal menang-menang saja. Kalau pola pikirnya seperti itu, ya sepakbola kita bisa gawat.
"Kalau kalah, (nanti) tinggal suap-menyuap supaya bisa menang. Mana bisa seperti itu? Sepakbola itu ada menang dan kalah. Kalah pun untuk mematangkan mereka, bagaimana mereka menyikapi sebuah kekalahan.
"Jadi, saya tidak punya target khusus di Maroko nanti. Yang paling penting adalah bagaimana anak-anak kita ini bisa enjoy, punya pengalaman, serta punya harapan dengan sepakbola."
SSB Banteng Muda menjadi juara nasional AQUA DNC 2015, yang diikuti sekitar 108 ribu anak-anak dari ribuan tim dari 110 kabupaten. Di final nasional mereka mengalahkan SSB Batu Agung, Kalimantan Selatan.
Putaran dunia DNC 2015 akan diikuti oleh 32 negara.
(mcy/a2s)











































