Salah satu penonton, Andreas mengatakan pertandingan antara Jawa Tengah melawan Daerah Istimewa Yogyakarta direncanakan dimulai pukul 15.10 WIB. Para pemain sudah melakukan persiapan sejak pukul 13.00 di lapangan. Namun tiba-tiba sekita pukul 14.00 saat pemain sudah pemanasan di lapangan, pertandingan dibatalkan.
"Pemain sudah ada di lapangan semua. Sekitar jam 14.00 orang Mabes datang," kata Andreas di stadion Jatidiri Semarang, Selasa (6/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jam 13.00 atau jam 14.00 tadi petugas dari Polda menyatakan mencabut rekomendasi. Tadi sore terbit surat baru penundaan sampai ada rekomendasi dari Tim Transisi," kata Johar saat dikonfirmasi detikcom.
Akibat pencabutan izin tersebut maka otomatis laga tersebut dibatalkan. Para pemain dari tim Jawa Tengah dan DIY pulang ke tempat masing-masing.
"Para pemainnya tadi langsung balik kanan. Kerugian bukan biaya ke Semarang, tapi pembinaan bertahun-tahun. Yang dirugikan itu anak-anak (pemain)," pungkasnya.
Menurut Johar, pembatalan mendadak saat laga akan dimulai disebutnya kelewatan. Langkah tersebut dianggap membunuh pembinaan sepak bola di Indonesia.
"Kami sudah sampaikan pernyataan sikap dari Zona Jawa, kami menyesalkan hal itu, ini bentuk pembunuhan pembinaah sepak bola, tim yang disebut tim transisi malah memporak porandakan. Menurut saya dan teman-teman, ini cukup kebablasan," tegas Johar.
"Pra PON itu ajangnya KONI. Ini sampai intervensi ngatur Mabes Polri, ini luar biasa," imbuhnya.
Pertandingan kualifikasi PON cabang sepak bola Zona Jawa yang dibatalkan siang tadi itu sampai saat ini belum ada kejelasan akan diundur sampi kapan. Penundaan dilakukan sampai mendapatkan rekomendasi dari Tim Transisi.
"Pembatalan sampai kapan belum ada keputusan," kata Johar.
Ini bukan pertandingan Pra-PON pertama yang dibatalkan karena tidak ada rekomendasi dari Tim Transisi. Di Zona Kalimantan laga antara Kalimantan Barat melawan Kalimantan Utara yang dijadwalkan kick-off pada Minggu (4/10) di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Kalimantan Selatan harus dihentikan oleh pihak kepolisian setempat. Selain itu, laga antara Bali menghadapi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sedianya digelar Senin (5/10) di Stadion I Wayan Dipta, juga batal.
(alg/din)











































