Kemenpora: Suporter Damailah

Kemenpora: Suporter Damailah

Mercy Raya - Sepakbola
Selasa, 13 Okt 2015 12:51 WIB
Kemenpora: Suporter Damailah
Jakarta - Menpora Imam Nahrawi berharap final Piala Presiden tetap digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Menurutnya, pertandingan itu bisa sebagai momentum bagi kedua suporter yang berseteru untuk bersatu.

Sejauh ini memang belum ada ketok palu pernyataan resmi apakah Persib dan Sriwijaya FC akan memperebutkan trofi juara di GBK atau tidak, karena keputusannya baru nanti sore. Namun, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti sudah memberikan pernyataannya bahwa pihaknya siap mengamankan pertandingan di ibukota.

"Di GBK sajalah. Ini 'kan stadion bersejarah," kata Imam lewat pesan singkatnya dengan detikSport, Selasa (13/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini bisa menjadi momentum bersejarah bagi suporter The Jak dan bobotoh untuk bersatu, damai, dan menjadi contoh yang baik bagi sepakbola sebagai pemersatu negeri ini. Saya yakin The Jak akan menerima siapa saja dengan baik dan gembira."

Hal yang sama diungkapkan Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan kemenpora, Gatot S. Dewa Broto. Selain menyayangkan sikap The Jak yang menolak Persib, dia juga mengingatkan bahwa GBK bukan milik satu kelompok.

"Kami sangat menyayangkan sikap The Jak terhadap Persib. Bawasannya Persib itu bukan tim kesayangannya, itu betul. Tetapi jangan kemudian memvonis bahwa persib tidak boleh main di GBK," ucap Gatot.

"Harus diingat bahwa GBK itu milik nasional dan bukan milik The Jak semata. Jadi siapapun berhak menggunakan GBK. Pentas musik dan kampanye Parpol saja yang tidak ada kaitan olahraga bisa menggunakannya. Apalagi sepakbola yang selama ini menjadi hiburan masyarakat."

Gatot juga mengimbau agar kedua suporter tim bisa mengakhiri perseteruan seperti itu. Sebab jika dibiarkan suatu saat akan menjadi bumerang bagi tim The Jak sendiri.

"Fanatisme suporter itu penting dan perlu, tetapi jika berlebihan seperti itu akan destruktif jadinya. Yang berhak melarang itu hanya aparat kepolisan. Meski begitu kami masih berprasangka positif dengan The Jak. Bahwa The Jak akan mampu menjadi role model yang bagus untuk turut menjadi penonton yang baik dan tertib," pungkasnya.

(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads