Kemenpora Minta FIFA dan AFC Konsisten

Kemenpora Minta FIFA dan AFC Konsisten

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Rabu, 04 Nov 2015 14:54 WIB
Kemenpora Minta FIFA dan AFC Konsisten
Jakarta - Pemerintah menganggap FIFA salah menafsirkan usulan membentuk "tim kecil" terkait permasalahan sepakbola Indonesia. Badan sepakbola dunia itu pun diminta supaya konsisten.

Pada pertemuannya dengan delegasi FIFA dan AFC di Istana Negara hari Senin (2/11) kemarin, Presiden Joko Widodo yang didampingi Menpora Imam Nahrawi mencetuskan usulan membentuk sebuah tim khusus supaya komunikasi di antara mereka terjalin lebih baik, dalam rangka pembenahan sepakbola Indonesia.

Akan tetapi, FIFA dan AFC kemudian menyatakan akan membentuk tim ad hoc yang terdiri dari sejumlah stake holder seperti pemerintah, PSSI, wasit, dan asosiasi pemain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada Bidang Komunikasi Publik Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, mengatakan bahwa tim kecil dan komite ad hoc merupakan dua tim yang berbeda. Pemerintah disebutnya mengingatkan kepada FIFA dan AFC agar konsisten dengan apa yang sudah disepakati.

"Kami hanya mengingatkan saja, bahwasanya saat bertemu Pak Presiden (Jokowi) sudah ada kesepakatan," ujar Gatot kepada wartawan, Rabu (4/11/2015).

"Keputusan harus berjalan. Tidak mungkin kesepakatan dilanggar begitu saja, kecuali kalau saat itu (pertemuan dengan Jokowi), FIFA mengatakan menolak. Tapi 'kan tidak ada. Kami hanya mengingatkan FIFA, kalau sudah mengatakan A, jangan balik kanan."

Gatot juga mengatakan, "tim kecil" hanya bertugas melakukan komunikasi dengan FIFA dan AFC, yang nantinya diisi oleh unsur pemerintah, tanpa PSSI. Sementara tim ad hoc, lanjut Gatot, adalah hal lain dan dipersilakan berjalan.

"Saya juga sudah komunikasi dengan (direktur AFC) James Johnson. Dia cerita ke saya bahwa mereka mengapresiasi keputusan presiden. Mereka sampaikan ada komite ad hoc. OK, saya laporkan dulu kepada atasan (Menpora) saya dulu," kata dia.

"Komite silakan berjalan. Tim kecil berjalan. Kami menghormati mereka. Kami masih berprasangka baik," tambah Gatot.

(ads/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads