Timnas Pelajar Tertahan di Filipina, EO Dianggap Tak Profesional

Timnas Pelajar Tertahan di Filipina, EO Dianggap Tak Profesional

Mercy Raya - Sepakbola
Kamis, 05 Nov 2015 18:30 WIB
Timnas Pelajar Tertahan di Filipina, EO Dianggap Tak Profesional
ist.
Jakarta -

Tim Nasional Pelajar Indonesia tertahan di Manila usai mengikuti Pilipinas Cup dan tampil sebagai juara. Asisten pelatih, Yendra Gandi, menilai Kampiun Indonesia sudah bertindak tidak profesional dalam menangani sebuah tim.

Tim Nasional Pelajar ambil bagian dalam kompetisi kelompok umur Pilipinos Cup pada 27-30 November. Di akhir acara mereka menjadi juara dengan mengalahkan Pagasa FC 2-0 di final.

Para pemain dan tiga ofisial dijadwalkan pulang pada 31 Oktober dengan penerbangan via Kuala Lumpur dan baru sehari kemudian tiba di Jakarta. Tapi, mereka tak bisa pulang sesuai jadwal karena tiket hangus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Event Organizer Kampiun Indonesia yang memberangkatkan tim tidak bisa menyediakan tiket pengganti. Setelah mendengarkan keluh kesah orang tua pemain, Kemenpora memulangkan tim sore ini (5/11/2015).

"Ada tiket penerbangan langsung dari Manila ke Jakarta, tapi Kata Pak Gatut (dari Kampiun Indonesia) mahal, jadi (memilih tiket penerbangan) yang transit di Kuala Lumpur. Jadi mereka mencari alternatif penerbangan yang murah," kata Yendra Gandi, asisten pelatih, yang tak turut mendampingi tim ke Manila, hari ini di Jakarta.

"Tanggal 30 Oktober itu kami juara, sekitar pukul 15.00 sampai 16.00 waktu setempat. Lalu pulang ke hotel. Sementara tiket pulang itu jadwalnya pukul 20.00.

"Di tanggal 31 Oktober itu kami mendapatkan kabar kalau ternyata tiket hangus. Tim terlambat (sampai di bandara, Red) karena macet di jalan.

"Menurut saya itu tidak masuk akal, kalau seorang EO yang profesional pasti prepare untuk berangkat. Memang orang Kampiun Indonesia mengatakan tiket untuk anak-anak pulang pergi. Saya lihat memang pulang pergi dan tertulis tanggal itu," jelas dia.

Gandi juga menegaskan jika pembiayaan tim ditanggung oleh manajer timnas pelajar U-13, Irfan Taufik. Bukan dari kemenpora.

"Yang kami tahu biaya manajer (Irfan Taufik) yang menanggung semua. Mulai dari TC, seleksi, kedatangan anak-anak, dan penginapan semua ditanggung pak Irfan Taufik," tutur Gandi.

"Soal ada pungutan biaya atau tidak kepada orang tua, kami tidak tahu itu," ucap dia.

(fem/fem)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads