PSMS Masih Tagih Janji Promotor dan Tim Transisi

PSMS Masih Tagih Janji Promotor dan Tim Transisi

Mercy Raya - Sepakbola
Senin, 09 Nov 2015 12:43 WIB
Jakarta -

Meski uang hadiah Piala Kemerdekaan sudah beres, PSMS Medan ternyata belum sepenuhnya lega. Tim berjuluk Ayam Kinatan ini masih bergulat dengan janji Tim Transisi soal dana pelaksanaan Piala Kemerdekaan.

PSMS yang bertindak sebagai tuan rumah babak penyisihan Grup A, merasa belum mendapatkan seluruh haknya sebesar Rp 528 juta, usai menyelenggaraan babak penyisihan turnamen di Stadion Teladan, Medan.

Padahal, sudah satu setengah bulan Piala Kemerdekaan telah selesai digelar. Namun, Tim Transisi belum menyelesaikan seluruh tunggakan administrasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Transisi sendiri sejatinya menjanjikan uang pelaksanaan itu bakal beres satu pekan setelah dicairkannya uang hadiah Piala Kemerdekaan pada 23 Oktober lalu. Namun hingga sembilan hari batas waktu yang telah dijanjian uang tak kunjung cair.

"Sampai saat ini belum dibayarkan. Baru uang hadiah saja yang cair," kata manajer PSMS, Andry Mahyar, ketika dihubungi detikSport.

Ditambahkan Andry, dirinya cukup kecewa dengan kondisi seperti ini. Padahal janji Tim Transisi adalah satu minggu setelah pencairan uang hadiah.

"Intinya kami akan tetap tagih uang itu," ungkapnya. "β€ŽApalagi uang itu adalah uang umat, harusnya digunakan untuk gaji pemain PSMS, tapi belum cair juga pasti kecewa dong.

"Tim tidak dibubarkan, pemain masih melakukan latihan. Tapi dengan kondisi seperti ini pemain tentu harus digaji. Nah, kalau ada uang itu tentu akan menambah biaya-biaya kami di sini," pungkasnya.

(mcy/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads