Hal itu disampaikan oleh pelatih PS TNI, Suharto AD, menanggapi banyaknya komentar dari klub-klub peserta Piala Jenderal Sudirman tentang timnya. Salah satunya pelatih Pusamania Borneo FC, yang menyebut PS TNI adalah klub amatir dan tak dianggap sebagai lawan sepadan.
"Soal psywar, tidak perlu ditanggapi. Buktikan saja di lapangan. Itu hal yang biasa kalau ada pelatih yang mengomentari tim lawan dengan psywar. Tapi kami tidak terpengaruh,'' ujar Suharto AD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan bawa karakter TNI ke dalam tim. PS TNI itu cepat, keras, agresif, pantang menyerah, menyerang dan memiliki semangat juang luar biasa," kata dia.
Karakter tersebut sudah ditanamkan olehnya, termasuk kepada sejumlah pemain yang baru saja menjadi TNI, seperti, Ravi Murdianto, Abduh Lestaluhu, Manahati Lestusen, Dimas Drajad, Noviandani, dan Wawan Febriyanto. Suharto menyebut pemain-pemain tersebut sudah mulai menyatu dengan karakter yang ia bangun.
"90 persen, mereka sudah mulai menyatu dengan karakter TNI," kata dia.
"Tidak perlu banyak bicara. Yang pasti kami sudah siap, biarkan hasil yang akan membuktikan," tuntasnya.
(ads/din)











































