Melayat, Menpora Akan Beri Penghargaan Khusus untuk Sinyo Aliandoe

Melayat, Menpora Akan Beri Penghargaan Khusus untuk Sinyo Aliandoe

Lucas Aditya - Sepakbola
Rabu, 18 Nov 2015 18:43 WIB
Melayat, Menpora Akan Beri Penghargaan Khusus untuk Sinyo Aliandoe
Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyempatkan diri untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga eks pelatih tim nasional Indonesia, Sinyo Aliandoe, yang meninggal dunia hari ini. Dia berjanji akan memberi penghargaan khusus.

Imam datang ke rumah duka RS. Santo Carolus, Rabu (18/11/2015), sekitar pukul 17.30 WIB. Dia juga bertemu dengan putra Sinyo, Theodorus Aliandoe, dan juga adik dari Sinyo, Laurent Aliandoe, serta beberapa mantan pemain timnas seperti Yohanes Auri dan Ronny Pasla. Mereka berbincang-bincang sekitar 40 menit.

"Kami pasti akan memberikan penghargaan khusus. Nanti pada saatnya akan kami berikan. Lebih dari sekadar itu (materi). Karena tadi saya juga mendengar bahwa masa depan sepakbola itu juga butuh perhatian dari pemerintah," kata Imam kepada pewarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam jangka waktu pendek ini kami belum mengeluarkan kebijakan terkait hal tersebut. Tapi, jangka menengah akan kami upayakan. Yang kita pikirkan adalah dana pensiun bagi yang meraih medali di Olimpiade.

"Semoga di masa-masa mendatang semoga kami bisa menyiapkan anggaran yang lebih besar demi masa depan atlet semua cabang termasuk sepakbola," imbuhnya.

PSSI juga Melayat

Sebelum Menpora, perwakilan PSSI juga melayat, dipimpin oleh sekjen-nya, Azwan Karim, sekitar jam 3 sore. Sejumlah mantan pemain seperti Hermansyah dan Rully Nere, juga datang untuk memberi penghormatan terakhir kepada almarhum.

"Pak Ketua Umum (La Nyalla Mattalitti) sedang berada di luar kota, di tanah suci, untuk melaksanakan umroh. Beliau juga menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya untuk Om Sinyo. Semoga ilmu yang beliau tularkan berguna persepakbolaan hingga saat ini," ujar Azwan.

Tentang kabar bahwa PSSI mengusulkan pemakaman Sinyo di San Diego Hills, Azwan memberi klarifikasi.

"Usulan itu bukan dari PSSI, saya juga dikonfirmasi. Tapi sebenarnya dari PSSI tidak ada. Jadi diputuskan dimakamkan oleh pihak keluarga di TPU Kampung Kandang pada hari Jumat," terang Azwan.

(cas/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads