PBFC dan Arema memainkan pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (22/12/2015) malam WIB, sama-sama sudah memastikan lolos ke empat besar. Keduanya cuma berduel untuk memperebutkan predikat juara grup.
Di waktu normal PBFC dan Arema bermain imbang 2-2. Laga akhirnya memasuki adu penalti, dengan Arema berjaya atas PBFC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sempat tertekan selama 25 menit karena kami bermain tidak full team, karena kami simpan untuk babak semifinal. Kami juga memainkan yang belum pernah kami mainkan," kata Kas Hartadi seusai pertandingan.
"Evaluasi kami cuma soal transisi dan juga lini belakang yang melakukan dribling di pertahanan sendiri. Kami memang tak punya pilihan, yang terakhir memang Diego (Michiels). Ya, biasalah. Roberto Baggio saja juga gagal," imbuhnya.
Lebih lanjut lagi, Kas memberikan komentarnya mengenai tim 'Kabau Sirah' yang akan dihadapi di babak semifinal. Tim besutan Nil Maizar itu ia nilai punya kekuatan saat melakukan serangan balik.
"Semen Padang, juara Grup D. Kami harus banyak evaluasi. Mereka merupakan tim bagus dengan transisi permainan yang bagus. Kami harus mengantisipasi serangan balik mereka," ungkap pelatih yang pernah membawa Sriwijaya FC menjadi juara Liga Indonesia musim 2011/2012 itu.
(cas/krs)










































