Mahaka Sports and Entertaiment membuat peraturan baru untuk babak semifinal Indonesia Championship Torabika (Piala Jenderal Sudirman). Selain digelar di kandang tim-tim runner-up, pertandingan leg pertama juga tak mengenal adu penalti, meski laga berakhir imbang.
Β
Mahaka sudah memutuskan memilih tim-tim yang keluar sebagi runner-up menjadi tuan rumah di leg pertama semifinal Piala Jenderal Sudirman. Setelah itu, juara grup akan menjadi tuan rumah di pertandingan semifinal terakhir.
"Kesepakatan kami dengan klub-klub seperti itu. Leg pertama digelar di kandang tim runner-up, lalu juara grup jadi tuan rumah terakhir," ujar CEO Mahaka Sports and Entertaiment sekaligus ketua panpel, Hasani Abdulgani.
Soal pertandingan, Hasani menyebut akan menerapkan peraturan berbeda. Pada leg pertama tak akan menggunakan drama penalti, meski pertandingan kedua tim berakhir imbang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun apabila di leg pertama berakhir imbang 0-0 dan di leg kedua skornya 1-1, otomatis kemenangan menjadi milik tim tamu karena keunggulan gol tandang.
"Sebenarnya ini regulasi standar di turnamen-turnamen seperti negara lain," kata pria asal Aceh itu.
Selain itu, pada laga semifinal tidak ada pemutihan kartu sehingga jika ada pemain yang mendapatkan dua kartu kuning, maka dia tidak bisa ikut pertandingan selanjutnya.
"Pemutihan kartu juga tidak berlaku untuk pemain yang kena kartu merah di semifinal sementara timnya melaju ke final. Tapi pemain yang kena kartu kuning, maka akan ada pemutihan di babak final."
Jadwal Laga Semifinal Piala Jenderal Sudirman:
Leg pertama:
9 Januari 2016: Mitra Kukar vs Arema Cronus
10 Januari 2016: Pusamania Borneo FC vs Semen Padang
Leg kedua
16 Januari 2016: Semen Padang vs Pusamania Borneo FC
17 Januari 2016: Arema Cronus vs Mitra Kukar
(ads/a2s)










































