Kedua pelatih itu pernah berada satu lapangan saat membawa tim nasional Indonesia juara SEA Games di Filipina pada 1991 silam. Kini keduanya sedang ditunggu kecerdikannya dalam meracik taktik dan strategi timnya masing-masing dalam pertandingan semifinal Indonesian Championship Torabika Piala Jenderal Sudirman.
Pada partai leg pertama, Minggu (10/1/2016), PBFC akan bertindak sebagai tuan rumah dan Kas Hartadi menyebut itu membuat timnya makin percaya diri. Kemenangan wajib didapat demi memudahkan langkahnya lolos ke final.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Optimismenya pun makin meningkat setelah melihat perkembangan kondisi pemain. Pemain yang sebelumnya cedera, Sultan Samma sudah menunjukkan kemajuan. Kas turut mengimbau barisan pertahanan timnya untuk waspada karena Semen Padang memiliki sejumlah pemain yang cepat dan lincah. Kas tak ingin timnya kecolongan.
"Saya ingin memenangkan laga pertama ini. Saya minta anak-anak bermain semaksimal mungkin sesuai strategi kami," katanya.
Pada kesempatan terpisah, Nilmaizar memilih merendah. Tapi dia yakin dengan kejeliannya melihat kelemahan lawan, bukan tak mungkin Semen Padang akan membawa pulang kemenangan.
β"Laga ini berlangsung di kandang mereka, dan sudah pasti mendapat dukungan masif dari pendukung mereka. Tapi, saya pikir kedua tim punya peluang yang sama untuk memenangkan laga itu. Tergantung siapa yang paling cerdas untuk memanfaatkan peluang itu," kata Nil.
(ads/krs)











































