sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 25 Jan 2016 02:30 WIB

Nil Maizar Sebut Krisis Bek Kiri Jadi Biang Kegagalan Semen Padang

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Semen Padang gagal menjadi juara Piala Jenderal Sudirman meski mampu unggul lebih dulu. Pelatih 'Kabau Sirah' Nil Maizar mengungkapkan biang kegagalan tim asuhannya.

Saat melakoni pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (24/1/2016) malam WIB, Semen Padang kalah 1-2. Mereka sempat unggul lebih dulu di babak pertama berkat gol dari Adi Nugroho.

Petaka bagi Semen Padang terjadi pada menit 52. Pemain mereka Yu Hyun Koo mendapatkan kartu kuning kedua setelah melanggar Rodrigo dos Santos. Selain itu, bek kiri Novan Setya Sasongko juga harus ditarik keluar karena bekapan cedera.

Semen Padang yang defisit satu pemain akhirnya gagal membendung serangan-serangan Mitra Kukar. Di sisa pertandingan Michael Orah dan Yogi Rahardian mencetak gol untuk 'Naga Mekes'.

"Normal kalau babak kedua kami ditekan. Dia pemain kami hilang. Hyu Yun Koo dan Novan. Anak-anak sudah maksimal," kata Nil kepada pewarta seusai laga.

"Stok bek kiri sudah habis, Ricky Ohorella mau sembuh dari cedera, dia tidak main selama dua bulan. Situasional, karena Hyu kena kartu menit 51. Mereka punya kelebihan pemain, wajar bahwa mereka main menyerang."

"Maka itu kami bermain rapat dengan 4-4-1, tapi kehilangan Novan (karena cedera) itu yang krusial. (Dua gol Mitra dari sisi kiri). Counter attack dari sisi kiri dan kanan."

"Semoga dengan kekalahan ini mereka bisa menerima dengan sabar dan berbesar hati," harapnya.

(mrp/luc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com