Imam mengundang Evan bersama sang ibunda, Ana, dan tante serta teman Evan, Puguh Pangestu di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (2/2/2016). Dalam pertemuan tersebut, Imam memberikan pesan-pesannya.
"Pemerintah bersyukur, terima kasih kepada promotor, Badan Timnas Nasional (BTN) yang telah bertekad membawa merah putih ke dunia internasional. Artinya Indonesia ini sebenarnya gudangnya bibit-bibit yang bisa bersaing di dunia dan Eropa," tutur Imam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya berpesan, berlatihlah di sana, belajar teknik di sana. Motivasilah pemain-pemain lain untuk bisa seperti Evan Dimas. Kami doakan semoga Evan diberikan kesehatan, kekuatan, kemampuan maksimal untuk menampilkan penampilan terbaik," lanjut Imam.
Imam pun tak lupa memberikan sesuatu untuk Evan, yakni sebuah sarung dengan warna hijau. Imam memberikan sarung agar Evan makin bersemangat.
"Kenapa harus sarung, karena ini kan khas Indonesia. Supaya dia bisa kembali ke Indonesia lebih baik lagi, dan menyemangati pemain yang lain,'' kata Imam.
Dalam kesempatan yang sama, eks pemain timnas U-19 ini meminta doa dan dukungannya dari pecinta sepakbola Indonesia agar dia bisa sukses dan memberikan yang terbaik.
''Insya Allah saya bisa membawa nama harum Indonesia. Saya mohon doanya, semoga saya berhasil dan sukses di sana,'' kata Evan. (din/din)











































