Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, sudah mensyaratkan sembilan hal kepada PSSI agar status pembekuan mereka dicabut. Tidak harus menyanggupi seluruhnya, PSSI cuma diminta Menpora menunjukkan itikad baik.
Imam mengutarakan sembilan syarat tersebut dalam Raker dengan Komisi X DPR/MPR di Jakarta, Rabu (2/3). Syarat yang pertama harus dipenuhi adalah adanya jaminan pengakuan status Tim Kecil, yang merupakan kesepakatan awal FIFA bersama Presiden RI Joko Widodo.
Selain itu, PSSI juga diwajibkan taat pada sistem hukum nasional, berkomitmen secara konsisten terhadap perbaikan tata kelola sepakbola, dan menjamin adanya keterbukaan informasi publik yang akuntabel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Baca juga: 9 Syarat Pembekuan PSSI Dicabut Menpora]
"Ya, syarat-syarat itu kan banyak dari sekian syarat. Pemerintah butuh komitmen, seandainya mereka bilang ya syarat itu kami penuhi. Kalau mereka bilang ya, itu kan komitmen awal bahwa mereka membuktikan punya niat baik. Tapi belum apa-apa, mereka menolak, dan minta harus tanpa syarat," ujar Imam di Kantornya, Kamis (3/3).
"Kami butuh komitmen. Komitmen itu harus jelas, tegas. Misalnya mereka katakan baik, akan kami buktikan, bahwa syarat-syarat itu kami coba. Bahasa seperti itu apa susahnya sih. Coba mereka katakan, baik kami akan lakukan, usahakan. Bahasa sesingkat itu kenapa susah sekali dikatakan."
Terkait Komite Ad-Hoc Reformasi PSSI, Imam menyebut kalau dia belum mendapat laporan apapun. Padahal laporan itu dibutuhkan supaya pihaknya punya refensi-referensi.
"Dan saya katakan itu ke Pak Agum (Gumelar) ketika bertemu di ruang saya, 'Pak, tolong mana hasil kerja dari komite Ad-Hoc seperti apa', sehingga kami punya referensi. Tapi sampai sekarang belum ada."
Imam menilai dari sembilan persyaratan tersebut sebenarnya sudah pernah diterapkan ketika turnamen berjalan. Dia berharap itu bisa dijunjung tinggi di kompetisi sebenarnya.
"Sesungguhnya bagian syarat-syarat itu sudah digambarkan ketika turnamen. Di mana klub senang, sponsor senang, penonton, ini kan salah satu syarat yang penah dilakukan dan harus ditegaskan di liga yang akan datang."
"Kalau mereka tidak bisa memenuhi salah satu dari sembilan syarat itu, bisa katakan, mohon maaf kami tidak bisa penuhi, begini.. begini..Kami hanya mengatakan apa adanya. Jangan langsung bilang, kami tidak bisa melaksanakan syarat itu, maka Menpora harus mundur," lanjut dia.
(ads/din)











































