Liga Champions Asia
Persebaya Imbang, PSM Tumbang
Rabu, 16 Mar 2005 23:45 WIB
Makassar - Persebaya Surabaya bermain imbang tanpa gol dengan tuan rumah Bin Dinh (Vietnam). Sementara PSM Makassar kalah 0-2 dari Yokohama Marinos di kandang sendiri di stadion Mattoangin, Rabu (16/3/2005).Meski bermain di kandang lawan di stadion Quy Nhon, juara Liga Indonesia, Persebaya mampu bermain lebih agresif. Bahkan dengan beberapa peluang yang dimiliki, Persebaya seharusnya bisa mencuri poin penuh.Pada 16 menit babak pertama, striker Danillo Fernando memiliki kesempatan menembak dari dalam kotak penalti. Namun sayang tendangannya masih sempat diblok kiper Tran Minh Quang.Satu poin ini merupakan angka pertama yang diraih kedua tim, dan untuk sementara sama-sama menempati urutan bawah klasemen grup G. Pimpinan kasemen sementara ditempati Busan I'Park dengan nilai enam dari dua pertandingan, sementara posisi kedua ditempati Krung Thai Bank dengan nilai tiga.Sementara itu di pertandingan lain PSM terpaksa menelan kekalahan 0-2 dari tim tamu Yokohama Marinos. Strategi bertahan yang diterapkan pelatih M.Basri ternyata gagal membendung permainan agresif Yokohama.Gol pertama Yokohama terjadi pada menit 30 melalui Hideo Oshima. Gol ini berawal dari tendangan bebas, Duena, yang dengan cepat disambar hideo ke sudut kanan gawang PSM. Menit 63 Yokohama kembali mencetak gol. Kali ini lewat sundulan Masato Yamasaki yang baru masuk lima menit.Meskipun timnya kalah, M.Basri mengaku puas dengan permainan tim asuhannya. "Pemain saya sudah bermain bagus, tapi permainan Yokohama memang diatas kelas pemain PSM," ujarnya usai pertandingan.Dalam permainan yang berlangsung keras ini, wasit Munirul Islam dari Bangladesh mengeluarkan lima kartu kunig. Tiga diantaranya untuk PSM, dan dua untuk Yokohama. "Ini adalah pertandingan yang cukup keras, namun akhirnya kami mampu memtik poin," ujar pelatih Yokohama, Takeshi Okada.Dengan hasil ini Yokohama naik keperingkat dua klasemen grup F dengan nilai tiga, sama dengan PSM. Puncak klasemen sementara ditempati Shandong Luneng (Cina) dengan nilai enam, sementara BEC Tero Sasana (Thailand) menjadi juru kunci tanpa memperoleh nilai. (lom/)











































