"Pelaksanaan workshop berjalan hikmat dan lancar tidak ada gangguan sama sekali, dan tidak benar menurut pernyataan di berita sebelumnya," ujar Ketua Panitia LSP U-14, Subagja Suihan, meluruskan pernyataan Felix, Sabtu (30/4). [Berita terkait: Piala Menpora U-14 Dinilai Tidak Transparan]
Bagja juga menjelaskan, bahwa dinamika yang terjadi di dalam workshop, adalah dinamika internal LSP U-14. Setelah keluar dari arena workshop, lanjut dia, semua permasalahan yang dikeluhkan dalam diskusi telah selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai ajang kompetisi usia muda terbesar di Indonesia, Bagja menjamin swakelola pembinaan usia muda dengan baik. Dia pun selama ini mengaku telah melibatkan SDM yang terbaik dan berkualitas.
"Kami menurunkan perangkat pertandingan dan wasit berkualitas dari AWAPI. Tim talent scouting kami juga tim yang mumpuni, punya sertifikat grassroot. Ada Elly Idris, Maman Suryaman, Dony Latuperissa, Zainal Abidin. Juga eks Ragunan seperti Kas Hartadi dan Alexander Saununu," paparnya.
Saat ini Panitia LSP U-14 menggandeng Rudy Keltjes, Rully Nere, dan beberapa pemain senior lainnya, untuk mensukseskan LSP U-14. Saat dikonfirmasi, Rudy Keltjes juga membenarkan hal itu.
"Ya Pak Bagja memang konsen dan peduli terhadap pembinaan usia muda. Dia sudah membantu U-19 ke Spanyol, dia juga ikut menjadi tim yang mencari pemain U-19 ke daerah-daerah. Termasuk mencetak pemain seperti Firman Utina, Jendri Pitoy, sampai Egi Maulana Fikri," terangnya.
(ads/a2s)










































