Kejadian tersebut terjadi di pintu 7 dan 8 SUGBK. Ketika itu polisi berusaha mencoba menertibkan para suporter, namun The Jakmania malah mendorong-dorong dan saling melempar batu dan botol.
Tindakan The Jakmania tersebut melukai satu orang polisi bernama Dedi Cipto Utomo, dari Polres Metro Jakarta Selatan. Dia terkena lemparan batu yang mengenai kepala dan pelipis kirinya, hingga darahnya mengucur deras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat suporter ini didorong, terjadilah lemparan. Ini (korban luka) kena lemparan batu," kata salah satu rekannya yang juga anggota kepolisian, Supriyadi.
Para polisi pun langsung bergerak cepat untuk mencari sekaligus menangkap pelaku tersebut. Sebelumnya, The Jakmania sudah diperingkatkan untuk tertib. Sebab, jika sampai terjadi kericuhan atau hal-hal yang tidak diinginkan, Persija terancam tak bisa menggelar laga kandang di SUGBK bahkan terusir dari Jakarta.
(ads/din)










































