Pemain Berharap PSSI Berubah

Pemain Berharap PSSI Berubah

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Rabu, 11 Mei 2016 17:48 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Pencabutan pembekuan PSSI disambut baik oleh pemain. Momen ini diharapkan membuat PSSI mau berubah untuk bisa bekerja sama dengan pemerintah menciptakan kondisi sepakbola yang lebih baik.

Setelah satu tahun dibekukan, PSSI kini aktif lagi setelah Menpora Imam Nahrawi menandatangani SK pencambutannya. Salah satu alasannya adalah Menpora ingin melihat komitmen FIFA, PSSI dan anggotanya untuk melakukan perubahan.

Winger Persib Bandung, Atep Rizal, menilai PSSI sejatinya bisa mengambil hikmah dari pembekuan selama satu tahun kemarin. Atep berharap federasi sepakbola Indonesia itu tak lagi menutup diri dan bekerja sama dengan pemerintah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah momentum bagi PSSI agar bisa memberikan kepercayaan bagi pemerintah bahwa selama ini pemerintah sudah ikut terlibat memberikan perhatian. Sekarang PSSI harus taat kepada pemerintah, harus saling mendukung, karena pemerintah menginginkan perbaikan sepakbola Indonesia," ungkap Atep kepada detiksport, Rabu (11/5).

Atep berharap kelak PSSI bisa dipimpin oleh sosok yang tegas dan bisa membawa banyak dampak positif, terutama soal kompetisi dan timnas. Jangan sampai ada lagi penunggakan gaji pemain seperti kompetisi sebelumnya.

"Saya berharap siapapun ketua umum PSSI nanti bisa mengangkat sepakbola Indonesia, kalau bisa ada pengurus baru yang membawa kemajuan sepakbola. Jangan sampai ada yang dikorbankan lagi seperti kemarin. Jangan sampai ada kejadian seperti dulu, kompetisi berhenti, pemain tidak digaji, wasit dipukuli," curhatnya.

Pria 30 tahun ini juga berharap dengan pembekuan PSSI dicabut, kompetisi TSC (Torabika Soccer Championship) yang saat ini berjalan bisa menjadi kompetisi resmi, sehingga ada kesempatan bagi klub tampil di Piala AFC.

"Ini kabar baik (pembekuan PSSI dicabut) bagi semua pemain pasti senang. Artinya nanti ada harapan ISC bisa mewakil Piala AFC, bisa menjadi kompetisi resmi," tuntas Atep. (ads/din)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads