Komdis telah menggelar rapat sidang, Kamis (26/5/2016) kemarin, setelah sebelumnya melakukan investigasi langsung ke Stadion Petrokimia. Namun, data-data di lapangan dirasanya masih kurang sehingga sidang dilanjutkan pekan depan.
"Ini merupakan suatu bentuk kerja keras komite disiplin ISC untuk berhati-hati dalam melihat suatu persoalan. Butuh keterangan dan pengumpulan fakta yang tidak sedikit jumlahnya, serta waktu lebih untuk bisa mengetahui akar permasalahan insiden tersebut sebelum mengambil keputusan," demikian pernyataan Komdis dilaman resmi TSC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tisha juga mengatakan GTS tidak hanya fokus terhadap kasus di Gresik tersebut. GTS, katanya, juga sedang mencari jalan keluar bagaimana mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang lagi.
"Hasilnya itu bukan reaktif, tapi bersifat proaktif dan edukatif. Jadi maksudnya di sini, sudah ada di pasang regulasi GTS bahwa setiap klub wajib melakukan manajemen resiko. Nah di sini kami akan kroscek seluruhnya dilakukan atau tidak. Mungkin akan lebih dalam lagi, mungkin struktur tentang security officer. Karena workshop juga sudah kami lakukan. Jadi yang kami lakukan ini investigasi jangka panjang karena kalau bersifatnya penambahan atau apa, itu saat itu saja," sebut Tisha.
(ads/krs)











































