Arema menyongsong laga lawan Persegres di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (27/5) malam, setelah pada pekan sebelumnya menuai kekalahan pertama musim ini. Pekan lalu, Arema tunduk 1-2 dari Mitra Kukar.
Akibat kekalahan tersebut Arema kini harus puas menempati peringkat empat dengan tujuh poin, setara Madura United di posisi lima, hasil dari dua kemenangan, satu hasil seri, dan satu kekalahan. Tiga tim teratas di papan klasemen memiliki delapan poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peluang untuk naik ke puncak klasemen masih terbuka lebar. Pertandingan menghadapi Gresik kami ingin meraih hasil positif untuk bisa mengembalikan kepercayaan diri kami," lanjutnya.
Namun begitu, tekad Arema itu harus dilaksanakan tanpa lima pemain pilarnya. Cristian Gonzales, Dendi Santoso, Antoni Putro, dan Ahmad Bustomi masih cedera, sedangkan Hendro Siswanto yang masih menjalani sanksi Komdis.
"Meski mereka tidak bia tampil, kami masih punya pemain lainnya yang memiliki peran yang sama," sebut Milo.
Sementara itu, pelatih Persegres Lestiadi juga tak mau pulang dengan tangan kosong dan bertekad mencuri poin di kandang Arema. Lestiadi menyebut dia dan timnya ingin mempersembahkan kemenangan bagi suporter Ultras Mania yang sedang berduka.
"Apa pun bisa terjadi di atas lapangan, tentu kami memiliki tekad meraih kemenangan. Apalagi kemenangan itu bisa kami persembahkan bagi Ultras Mania yang sedang berduka," kata Lestiadi.
"Kami akan biarkan Arema memegang kendali permainan. Tapi kami akan batasi ruang gerak mereka di area luar kotak penalti. Pertahanan berlapis kami siapkan. Saat pemain Arema frustrasi akan ada kejutan kami persiapkan," tuturnya.
(ads/krs)











































