Penilaian tersebut dilontarkan Jacksen usai acara Danone Nations Cup 2016 di Jakarta, Kamis (21/7/2016), ketika ditanya tentang Piala AFF 2016, sehubungan dengan siapa-siapa saja yang sekiranya layak dipanggil pelatih Alfred Riedl untuk membela timnas.
"Saya tidak tahu timnas karena saya lama kembali lagi ke sini dan tidak mengikuti perkembangannya," kata Jacksen yang menangani klub Malaysia Penang FA pada periode 2014-2016, selepas tak lagi melatih timnas Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi sekarang saya tidak etis untuk memberikan rekomendasi kepada pelatih. Riedl sangat paham, saya tahu sosok dia. Dia juga dikelilingi oleh orang-orang yang paham soal sepakbola," paparnya.
Namun begitu, Jacksen tidak sungkan melontarkan pujian akan Andik yang sejak 2014 lalu memperkuat Selangor FA. Jacksen menyebut Andik sangat bagus dan sudah amat berkembang selama di klub Malaysia itu.
"Dia bagus, sangat bagus. Permainan dia sangat berkembang, dia sangat dewasa dalam bermain, sangat bijak. Dia mendapat segala hal untuk bisa berkembang," tuturnya.
Tapi Jacksen kembali menegaskan bahwa kewenangan memilih pemain sepenuhnya di tangan Riedl. Sebagai eks pelatih timnas Indonesia, dia mengaku hanya mendukung skuat 'Merah Putih'
"Sekarang terserah kepada pelatih ingin pemain seperti apa. Sekarang Andik sudah sangat berkembang secara individu mau pun sebagai kolektif," ucapnya.
(ads/krs)











































