Jacksen Puji Perkembangan Andik Vermansah

Jacksen Puji Perkembangan Andik Vermansah

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Kamis, 21 Jul 2016 19:13 WIB
Foto: detikSport/Rachman Haryanto
Jakarta - Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Jacksen F Tiago, memuji perkembangan Andik Vermansah yang saat ini sedang merumput di Malaysia.

Penilaian tersebut dilontarkan Jacksen usai acara Danone Nations Cup 2016 di Jakarta, Kamis (21/7/2016), ketika ditanya tentang Piala AFF 2016, sehubungan dengan siapa-siapa saja yang sekiranya layak dipanggil pelatih Alfred Riedl untuk membela timnas.

"Saya tidak tahu timnas karena saya lama kembali lagi ke sini dan tidak mengikuti perkembangannya," kata Jacksen yang menangani klub Malaysia Penang FA pada periode 2014-2016, selepas tak lagi melatih timnas Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya hampir 20 hari di sini dan baru mendengar hasil dari beberapa pertandingan. Tapi saya tidak mengikuti karena saya tidak lagi terlibat di dalam lagi. Saya masih seorang pelatih, saya bukan seorang komentator atau menganalisis. Tidak seharusnya saya berkomentar soal Riedl atau pemain muda. Kalau nanti PSSI hubungi saya, baru saya siap memberikan rekomendasi pemain.

"Tapi sekarang saya tidak etis untuk memberikan rekomendasi kepada pelatih. Riedl sangat paham, saya tahu sosok dia. Dia juga dikelilingi oleh orang-orang yang paham soal sepakbola," paparnya.

Namun begitu, Jacksen tidak sungkan melontarkan pujian akan Andik yang sejak 2014 lalu memperkuat Selangor FA. Jacksen menyebut Andik sangat bagus dan sudah amat berkembang selama di klub Malaysia itu.

"Dia bagus, sangat bagus. Permainan dia sangat berkembang, dia sangat dewasa dalam bermain, sangat bijak. Dia mendapat segala hal untuk bisa berkembang," tuturnya.

Tapi Jacksen kembali menegaskan bahwa kewenangan memilih pemain sepenuhnya di tangan Riedl. Sebagai eks pelatih timnas Indonesia, dia mengaku hanya mendukung skuat 'Merah Putih'

"Sekarang terserah kepada pelatih ingin pemain seperti apa. Sekarang Andik sudah sangat berkembang secara individu mau pun sebagai kolektif," ucapnya.



(ads/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads