Bonek berencana melakukan unjuk rasa di Kantor Kemenpora, Selasa (2/8). Namun sekitar Senayan harus disterilkan, maka aksi mereka dipindahkan ke Stadion Tugu, Jakarta Utara.
Rencananya Menpora sendiri bakal menemui Bonek tersebut pukul 16.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bonek memiliki sejumlah tuntutan kepada PSSI. Mereka meminta kepada federasi sepakbola Indonesia itu untuk mengembalikan hak-hak Persebaya, yang tak kunjungi diakomodir meskipun pengadilan telah memutuskan status hukumnya.
Terkait hal itu, Imam mendorong kepada PSSI untuk mau mendengarkan keinginan suporter Persebaya tersebut. Sebab, dia menilai tuntutan Bonek bukan kepentingan orang per orang, tapi permintaan seluruh suporter Persebaya.
Imam berharap pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang akan digelar pada 3 Agustus di Hotel Marcure, Ancol, aspirasi Bonek tersebut bisa masuk dalam agenda kongres.
"Kami minta PSSI betul mendengarkan aspirasi Bonek. Karena ini bukan kepentingan orang per orang, tapi harapan mendalam Bonek. Nanti kami sama-sama mendorong agar KLB 3 Agustus diperhatikan oleh PSSI."
Ketika ditanya bagaimana jika seandainya PSSI menolak tuntutan Bonek? Imam tak mau berandai-andai, namun dia berharap PSSI bersedia membuka ruang bagi siapapun yang merasa dirugikan.
"Kami tidak mengandai-andai ya. Kami akan lihat saja nanti dan saya mendengar satu informasi bahwa pihak PSSI nanti akan menemui bonek. Saya kira ini sudah menjadi langkah bagus.
"Ayo, kita sama-sama support semoga harapan Bonek bisa diwujudkan bersama-sama. Yang saya dengar juga bahwa mereka sudah diterima pengadilan, semoga ini jadi kebaikan bersama.
"Saya kira PSSI harus memberikan ruang kepada pihak manapun yang 'mungkin' merasa dirugikan. Beri mereka ruang apa yang sesungguhnya harapan dari semuanya termasuk teman-teman Bonek," tukas Imam.
(ads/a2s)











































