sepakbola

Satu Lagi, Eddy Sofyan Maju Jadi Calon Ketum PSSI

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Satu Lagi, Eddy Sofyan Maju Jadi Calon Ketum PSSI


Amalia Dwi Septi - detikSepakbola

Foto: detikSport/Rengga S
Foto: detikSport/Rengga S
Jakarta - Satu nama lagi yang masuk dalam kandidat calon Ketua Umum PSSI. Dia adalah Eddy Sofyan yang memang lama bergelut di persepakbolaan nasional.

Hari ini, Senin (5/9) adalah batas waktu terakhir pengembalian formulir oleh calon Ketum PSSI. Di tenggat waktu tersebut, tiga calon bersamaan langsung menyerahkan formulir persyaratan itu.

Mereka adalah Mantan Panglima TNI, Moeldoko, Kurniawan Dwi Yulianto dan Eddy Sofyan. Dengan begitu, total sudah ada enam calon Ketum PSSI, ditambah Letjen Edy Rahmayadi dan Benhard Limbong serta Erwin Aksa yang baru menyerahkan formulir pada malam ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Eddy mengaku keinginannya untuk menjadi salah satu calon Ketum PSSI adalah dorongan mereformasi PSSI. Menurutnya, sudah saatnya sepakbola Indonesia dikelola dengan baik dan komitmen.

"Saya bukan mencalonkan diri tetapi dicalonkan oleh daerah Jawa Barat," ungkap pria yang juga Ketua Badan Sepakbola Rakyat Indonesia (BASRI) itu.

"Saya sudah bicara panjang lebar dengan Pak Agum Gumelar. Kami memiliki visi yang sama dalam memahami kondisi persepakbolaan Indonesia sekarang dan ke depannya. Dibutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk membangun sepak bola Indonesia yang lebih baik," sambungnya.

"Pada prinsipnya harus dilakukan reformasi di PSSI. Perlu digarisbawahi, reformasi ini bukan bermaksud meniadakan yang lain. Seluruh pemangku kepentingan harus bersinergi."

Secara pengalaman, Eddy memang sosok yang dekat dengan sepakbola. Saat masih muda, dia sempat menjadi pemain PS Kuningan. Dia juga pernah menjadi pelatih, mulai dari menukangi PS TNI AD, PS Perwira Tinggi TNI, Tim Garuda I dan II.

Selain itu dia dikenal sebagai komentator pertandingan sepakbola sejak beberapa tahun yang lalu.



(ads/mrp)











Hide Ads