Usai diliburkan karena PON XIX Jawa Barat 2016, PBFC akan menjalani laga tandang melawan MU di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (30/9) sore.
Pelatih PBFC, Dragan Djukanovic mengatakan timnya semakin solid. Kemenangan wajib diraih oleh demi naik ke papan atas klasemen. Menghadapi tim sekelas MU, tak membuat Ponaryo Astaman dkk ciut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Serbia ini sangat mewaspadai lini depan Madura yang cukup tajam. Untuk itu, pertahanan 'Pesut Etam' harus kuat dan tak boleh lengah, meski tanpa Jad Noureddine yang masih menjalani pemulihan cedera.
"Pemain harus tampil agresif. Jangan biarkan lawan masuk ke pertahanan kami," katanya.
Sementara itu, Madura United tak mau kedatangannya ke Samarinda sia-sia. Tak hanya ingin mempertahankan posisi, mereka juga ingin bangkit setelah di laga sebelumnya kalah dari Sriwijaya FC dengan skor 2-5.
"Kami datang ke sini dengan status underdog. Ada kemungkinan kami akan memainkan skema bertahan. Namun kami akan bermain ngotot, dan membawa pulang tiga poin," kata pelatih Gomes de Olivera.
Madura United harus kehilangan dua pemainnya, yakni Dane Milovanovic yang terkena akumulasi kartu kuning dan Patrich Wanggai yang cedera. Pelatih asal Brasil ini pun sudah menyiapkan antisipasinya
"Kami sudah menentukan skema dan komposisi yang akan diturunkan saat melawan PBFC. Saya rasa tidak ada masalah." katanya. (ads/din)










































