Pada laga di Stadion Maguwoharjo, Minggu (9/10/2016), Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Vietnam. Tim Garuda' sempat tertinggal dua gol lebih dulu dalam 12 menit sejak kick-off. Riedl menilai anak-anak asuhnya memulai laga dengan tempo terlalu lambat, tapi senang bisa melihat mereka bangkit.
"Ketika kami memulai dengan tertinggal 0-2, lalu menyamakan kedudukan jadi 2-2, saya rasa itu hasil yang baik dan adil," katanya dalam konferensi pers usai laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dibandingkan dengan laga ujicoba melawan Malaysia pada September lalu, Riedl mengakui partai ini jauh lebih sulit. Fakta bahwa Vietnam bermain tandang dan sempat unggul dua gol sudah cukup untuk menunjukkannya.
"Saya rasa ini laga yang jauh lebih sulit daripada ketika melawan Malaysia. Tidak cuma karena kondisinya, tapi Vietnam secara kualitas juga lebih baik dari kami," ujarnya.
"Kami harus mempertimbangkan bahwa mereka bermain tandang dan bisa mendapatkan hasil ini. Mereka juga baru bermain empat hari lalu melawan Korea Utara."
"Sedari kemarin, kami sudah berencana bahwa akan ada pergantian di jeda pertandingan. Kami masih mencari-cari susunan starter terbaik. Oleh karena itu, kami belum terlalu peduli soal hasil di pertandingan ini," tambahnya.
Indonesia mendapatkan beberapa peluang emas setelah menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Namun demikian, peluang-peluang itu, salah satunya lewat sundulan Boaz Solossa di menit ke-37, masih belum mengarah tepat sasaran.
(raw/roz)











































