Persib bakal menghadapi Persija pada Sabtu (5/11) di Stadion Manahan, Solo. Di laga ini Persija berstatus sebagai tuan rumah, setelah sebelumnya mengalami kesulitan memilih stadion.
Secara klasemen, Persib bisa dibilang lebih baik dibandingkan Persija karena mereka saat ini berada di peringkat sembilan dengan 37 poin. Pada laga terakhir, tim Djajang Nurdjaman ini hanya mampu mencuri satu poin dari PSM Makassar dengan skor 2-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi rekor bagus tersebut akhirnya terputus, karena mereka baru mengalami kekalahan sebanyak tiga kali pula. Hasil buruk itu berawal ketika menghadapi Arema Cronus, Persija kalah 1-4, lalu melawan Sriwijaya FC takluk 1-2 dan Pusamania Borneo FC kalah 0-2.
"Persiapan kami melawan Persija terus kami lakukan dan semua pemain juga sangat siap. Meski kami hanya mendapatkan satu poin dari Makassar, tapi setidaknya hasil itu bisa meningkatkan rasa percaya diri kami menghadapi Persija," ungkap Atep saat dihubungi, Selasa (1/11).
Berdasarkan rekor pertemuan kedua tim, laga Persib dan Persija selalu berakhir imbang 0-0 dan 1-1. Persib pernah mencatatkan kemenangan terakhir kali atas Persija pada 3 Maret 2013 di Stadion Siliwangi, Bandung. Ketika itu Persib menang 3-1.
Namun demikian, pemain 31 tahun itu menilai Persija tak lagi sama seperti dulu. Atep menyebut lini depan Persija kini lebih berbahaya dan patut diwaspadai.
"Setelah masuknya Greg (Nwokolo) dan Paco (William Pacheco) serangan Persija lebih tajam. Apalagi, lawan pasti lebih termotivasi karena bermain di kandang dan didukung ribuan The Jak. Tapi kami tetap optimistis bisa menang," kata pemain asal Cianjur itu.
(ads/a2s)











































