Andik mendapatkan berita duka tersebut dari keluarganya. Sang ibu memberitahukan bahwa nenek Andik meninggal pada Kamis (1/12) siang di Jember, Jawa Timur.
Andik mengaku sangat terpukul dan sedih kehilangan nenek yang cukup dekat dengannya. Namun, dia tidak bisa mengantarkan neneknya ke tempat peristirahatan terakhir karena sedang menjalani persiapan bersama timnas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tadi sempat mau minta pulang, tapi dilarang oleh ibu jadi saya di sini cukup doakan dengan membaca Surat Yasin. Saya kehilangan sekali karena saya banyak kenangan sama beliau. Dia dikubur di Jember. Ini sangat mepet dengan pertandingan jadi semua keluarga akan ke Jember," ungkap Andik.
Meski begitu, pemain 25 tahun itu menegaskan bahwa konsentrasi menghadapi pertandingan tetap terjaga. Jika bisa mencetak gol ke gawang Vietnam, dia akan mempersembahkan gol tersebut untuk nenek tercinta.
"Sebagai pemain saya harus profesional dan Insya Allah konsentrasi. Semoga nenek saya bisa tenang di alam sana dan diterima di sisi-Nya," ucap Andik.
(ads/mfi)











































