Pada laga yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/12), Indonesia menang 2-1. Gol pertama tim 'Merah-Putih' dicetak oleh Hansamu Yama pada menit delapan.
Namun kemudian Vietnam menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke 17 setelah pelanggaran yang dilakukan oleh Beny Wahyudi kepada Le Cong Vinh. Nguyen Van Quet yang menjadi eksekutor sukses mengecoh Kurnia Meiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Andik bersyukur Indonesia bisa meraih kemenangan. Meskipun, dia dan rekan-rekannya harus menjalani laga yang amat melelahkan.
"Sangat melelahkan sekali pertandingan malam ini. Tapi sangat penting sekali kita diberi kemenangan," ujar Andik usai pertandingan.
Kemenangan itu belum berarti apa-apa. Indonesia masih harus menjalani laga kedua semifinal dengan bermain di markas Vietnam pada 7 Desember mendatang. Pemain Selangor FA tersebut optimistis Indonesia bakal menggenggam tiket final jika mampu menunjukkan daya juang serupa laga tadi.
"Tapi jangan cepat puas dulu karena leg kedua di sana sangat berat sekali. Insya Allah kalau kita kerja keras seperti tadi kita bisa lolos ke final," ujar Andik.
Andik juga sedikit mengomentari terkait permainan kasar Vietnam. Dia menilai Vietnam seharusnya mendapatkan kartu merah karena beberapa kali melakukan pelanggaran.
"Sebenarnya wajar tapi seharusnya ada kartu merah. Tapi saya tak punya kapasitas mengomentari wasit. Saya berharap wasit bisa lebih teliti lagi," katanya.
(ads/fem)











































