Ratas tersebut akan digelar di Istana Negara, pada Selasa (17/1). Dalam ratas tersebut, Presiden Jokowi tidak hanya mengundang Kementerian Pemuda dan Olahraga, dan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi, tetapi juga jajaran kementerian lainnya seperti Kementerian Bidang Politik Hukum, dan Keamanan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, Menkominfo, Menteri Agraria dan Tata Ruang, dan beberapa menteri lainnya, sampai Kepala Badan Ekonomi Kreatif. Total ada 16 menteri yang diundang untuk menghadiri rapat tersebut.
Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Gatot S Dewa Broto, mengatakan bahwa rencana ratas tersebut sudah dibicarakan sejak beberapa hari lalu. Namun akhirnya pokok agenda yang akan dibahas adalah percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan terakhir, harus ada kerangka hukum apa yang harus disusun untuk segera mengimplementasikan sistem koordinasi tersebut," ujar Gatot kepada detiksport, Senin (16/1).
Presiden Jokowi memang memiliki perhatian khusus kepada sepakbola Indonesia. Orang nomor satu di Indonesia itu berharap timnas Indonesia bisa kembali berprestasi di kancah internasional. (ads/din)











































