Dalam seleksi dari tahap satu sampai tiga, Milla memanggil empat penyerang yaitu Ahmad Nurhardianto, Marinus Mariyanto Wanewar, Dimas Drajad, dan Dendi Sulistyawan. Nurhardianto menjadi satu-satunya striker yang sudah mengikuti seleksi tiga kali.
Itu tak lepas dari filosofi Milla yakni tampil menyerang dengan satu striker murni yang dibantu oleh pemain sayap kanan dan kiri. Namun, semua strategi tergantung lawan yang dihadapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelatih asal Spanyol itu mengakui di Indonesia memang sulit mencari penyerang murni karena lebih banyak striker asing. Namun dengan pemain yang dia panggil saat ini, dia optimistis pemainnya itu bisa diandalkan.
"Masalah kekurangan stiker lokal tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi semua negara. Di Indonesia, banyak pemain striker asing dan gelandang sehingga pemain-pemain Indonesia kurang jam terbang, kurang main dan kurang percaya diri," ucapnya.
"Tapi empat stiker yang sekarang, saya yakin mereka bisa bermain untuk timnas dan menjadi tumpuan. Tapi sistemnya seperti apa, tergantung lawan yang kami hadapi," kata Milla.
(ads/krs)











































