PSSI memilih tanggal 15 April sebagai kickoff Liga 1. Sementara untuk divisi kedua, federasi sepakbola Indonesia itu memutuskan akan menggulirkannya dua hari setelah kompetisi Liga 1 digelar.
Salah satu Anggota Komite Eksekutif PSSI Yunus Nusi mengatakan bahwa PSSI juga sudah menentukan siapa operator yang akan memutar kompetisi tersebut. Namun, dia masih enggan membocorkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PSSI sempat dikabarkan akan menggandeng perusahaan baru sebagai operator dengan nama PT Liga Indonesia Baru. Nama Iwan Budianto disebut-sebut menjadi CEO PT tersebut.
"Terkait nama nanti akan diumumkan setelah pertemuan dengan klub-klub. Yang jelas nama itu sudah ada," kata pria yang juga Ketua Asprov Kalimantan Timur itu.
Sebagai catatan, PSSI sebelumnya mempercayakan PT Liga Indonesia untuk memutar kompetisi bernama ISL (Indonesia Super League) sejak tahun 2009. Namun, PSSI juga pernah menghadirkan operator baru bernama PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) di era Ketum PSSI Djohar Arifin.
Mereka kemudian menelurkan nama Indonesia Primer League (IPL) yang akhirnya sempat muncul dualisme kompetisi.
Terakhir, saat Indonesia dibekukan oleh FIFA klub-klub pun sepakat membuat operator baru yaitu PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yang memutar ISC (Indonesia Soccer Championship).
(ads/krs)











































