Proses naturalisasi Ezra baru rampung, kemarin (20/3/2017), setelah Keppres (Keputusan Presiden) pemain berdarah Manado Belanda itu ditandatangani orang nomor satu Indonesia, Joko Widodo.
Hal itu diketahui dari salinan Keppres bernomor 5/PWI tahun 2017, tertanggal 20 Maret 2017. Keputusan tersebut sudah berlaku sejak tanggal itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika dilihat secara permainan, Ezra belum memberi pengaruh besar dalam permainan Indonesia, meski punya dua peluang bagus di laga uji tanding ini.
Milla pun menjelaskan keputusannya yang dianggap terlalu cepat memainkan Ezra. Pelatih asal Spanyol itu juga bertanggung jawab atas hasil yang didapat Indonesia kontra Myanmar.
"Saya ingin melihat dia (Ezra) bermain. Itu karena dia baru dua hari bersama kami sedangkan pemain lain sudah kita miliki datanya, sedangkan dia belum. Jadi saya kasih dia kesempatan," kata Milla dalam konferensi pers di Stadion Pakansari.
"Saya tegaskan, mainnya Ezra adalah 100 persen murni keputusan saya, dan saya bertanggung jawab apapun hasilnya," tegas mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu. (din/din)










































