Padahal dua kompetisi itu segera digelar kurang dari sebulan lagi. PSSI telah memutuskan memutar kompetisi Liga 1 pada 15 April mendatang sedangkan Liga 2 dihelat tiga hari setelahnya.
Namun hingga kini, PSSI atau operator PT Liga Indonesia Baru belum memberikan data-data kepada BOPI untuk diverifikasi. Proses verifikasi yang dimaksud tersebut salah satunya adalah kepastian jumlah peserta dan klub-klub yang wajib memenuhi persyaratan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena janjinya ingin membangun tata kelola sepakbola yang baik, tapi situasi kaya gini saja urusan kompetisi saja buat diverifikasi sama BOPI saja mereka tidak bergerak menuju sepakbola yang benar.
BOPI berharap PSSI bisa segera memberikan data dan dokumen untuk diverifikasi tersebut. Sebab, pemerintah sudah menugaskan BOPI untuk membantu mendorong terciptanya kompetisi yang fair play.
"Jangan mepet-mepet baru minta pengajuan, kalau gitu caranya BOPI tidak mau yang mepet-mepet. Kalau turnamen kita bisa mentolelir, tapi kalau kompetisi saya enggak mau. Ini tinggal berapa hari lagi menuju tanggal 15 yang katanya kick off. Tapi hingga saat ini belum ada berkasnya," katanya.
(ads/rin)










































