Setelah kisruh sepakbola nasional selama kurang lebih 1,5 tahun dan membuat Indonesia disanksi FIFA, PSSI selaku induk olahraga tersebut bisa dibilang tengah melakukan perombakan besar-besaran.
Terutama dari sisi tim nasional yang dianggap sebagai indikator yang mengukur maju atau tidaknya sepakbola di Indonesia. Maka dari itu PSSI pun berani mendatangkan Milla untuk memberi perubahan bagi sepakbola Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Milla dianggap terlalu "ketinggian" untuk Evan Dimas dkk. Meski demikian, Milla tak mau kondisinya seperti ini dan meminta media agar tidak "kejam" ke pemain timnas.
"Media penting, karena kami butuh dukungan, khususnya kami berada di masa sulit dan kami baru mulai. Jadi saya butuh dukungan, saya berharap media bersabar," ucap Milla dalam acara A Night with The Manager di Hotel Yasmin, Jumat (31/3/2017).
"Ketika saya juara Piala Eropa U-21 saya beruntung karena Spanyol punya generasi emas. Tapi, sebelum generasi emas itu, ada proses kerja keras untuk mencapainya," sambung Milla.
(mrp/rin)










































